8 April 2026
Beranda blog Halaman 570

Polemik “Bapak Pickleball Indonesia”: Jejak Historis Menunjuk Jeff van der Hulst, Klaim Susilo Dipertanyakan

Jakarta, aktual.com – Perkembangan olahraga pickleball di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir berjalan sangat cepat. Dari komunitas kecil, olahraga ini kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang dimainkan di berbagai kota.

Namun di tengah perkembangan tersebut, muncul polemik mengenai siapa sosok yang layak disebut sebagai “Bapak Pickleball Indonesia.” Dua nama yang sering muncul adalah Jeff van der Hulst dan Susilo.

Berdasarkan berbagai sumber yang dirangkum, seperti Wikipedia, UNJ.ac.id, poroskalimantan.com, baritopost.co.id, nama Jeff van der Hulst memiliki jejak yang lebih kuat dalam pengenalan awal olahraga ini di Indonesia. Pada 14 April 2019, Jeff datang ke Jakarta sebagai Pickleball Ambassador dari International Federation of Pickleball.

Dalam kunjungan tersebut ia memperkenalkan pickleball secara langsung melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan ini menjadi salah satu momentum awal dikenalnya pickleball secara lebih sistematis di lingkungan akademik dan komunitas olahraga di Indonesia.

Tidak berhenti di Jakarta, jaringan Jeff juga membantu memperluas pengenalan pickleball di berbagai daerah. Sosialisasi dilakukan di sejumlah kota, termasuk Cirebon, serta melibatkan tokoh-tokoh olahraga Indonesia yang memiliki koneksi internasional.

Salah satunya adalah mantan atlet bulu tangkis nasional Hendry Winarto, yang turut berperan memperkenalkan olahraga ini setelah berkarier dan bermukim di Amerika Serikat sebagai pelatih badminton dan pickleball. Jejak internasional Jeff juga tidak berdiri sendiri.

Ia merupakan bagian dari jaringan pengembangan pickleball dunia yang terhubung langsung dengan International Federation of Pickleball, organisasi yang mendorong penyebaran olahraga ini secara global. Karena itu, banyak kalangan komunitas pickleball menilai bahwa Jeff memiliki legitimasi kuat sebagai sosok yang membuka pintu masuk olahraga ini ke Indonesia melalui jalur resmi dan jaringan internasional.

Di sisi lain, nama Susilo muncul belakangan dalam narasi perkembangan pickleball di Indonesia. Ia dikenal sebagai dosen olahraga yang kemudian terlibat dalam pembentukan organisasi pickleball nasional serta pengembangan komunitas di lingkungan pendidikan olahraga.

Namun, klaim bahwa dirinya sebagai “Bapak Pickleball Indonesia” mulai menimbulkan perdebatan karena dinilai tidak memiliki dasar historis yang kuat terkait pengenalan awal olahraga tersebut. Sejumlah pelaku komunitas pickleball menyebut bahwa klaim tersebut lebih merupakan pernyataan sepihak.

Hingga kini tidak banyak catatan yang menunjukkan bahwa Susilo menjadi pihak pertama yang memperkenalkan olahraga ini ke Indonesia. Perannya lebih banyak terlihat pada fase pengorganisasian dan pengembangan komunitas setelah pickleball mulai dikenal.

Karena itu, bagi banyak pemerhati olahraga, penting untuk membedakan antara tokoh yang memperkenalkan olahraga dan tokoh yang kemudian mengembangkan organisasi atau komunitasnya. Dalam konteks ini, rekam jejak historis menunjukkan bahwa Jeff van der Hulst memiliki peran kunci dalam memperkenalkan pickleball kepada masyarakat Indonesia melalui jejaring internasional dan kegiatan sosialisasi awal yang terdokumentasi.

Polemik ini pada akhirnya menjadi pengingat bahwa sejarah olahraga perlu dicatat secara objektif. Tanpa dokumentasi yang jelas, klaim personal bisa saja muncul dan memicu perdebatan. Namun bagi komunitas pickleball yang mengikuti perkembangan sejak awal, nama Jeff van der Hulst tetap tercatat sebagai figur penting yang membuka jalan bagi hadirnya olahraga pickleball di Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Prabowo Tekankan Hubungan Indonesia dengan Yordania Bukan Sekedar Mitra

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat jamuan santap malam bersama Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/11/2025). Aktual/Biro Pers Sekretariat Presiden

Jakarta, aktual.com – Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa hubungan Indonesia dan Yordania bukan hanya sekadar mitra, tetapi hubungan yang dibangun atas dasar persaudaraan yang kuat dan harus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat menjamu Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II ibn Al Hussein dalam jamuan santap malam kenegaraan di Istana Negara Jakarta, Jumat (14/11) malam.

“Anggaplah kami lebih dari sekadar mitra, kita memiliki ikatan persaudaraan dan persahabatan yang kuat. Dan saya pikir ikatan ini harus tetap lestari di masa depan,” ucap Presiden dalam rilis pers, Sabtu (15/11).

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia memandang Yordania sebagai mitra penting dalam perjuangan perdamaian internasional, sekaligus sahabat dekat dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Presiden Prabowo pun menyampaikan rasa hormat dan kebahagiaannya atas kehadiran Raja Abdullah II beserta delegasi Yordania di Indonesia.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi saya untuk menyambut kembali Yang Mulia dan delegasi terhormat Yordania di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Raja Abdullah II turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih karena kembali disambut dengan keramahan luar biasa di Jakarta.

Raja Abdullah II juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi penting dalam komunitas Muslim dunia, terutama dalam peran diplomatiknya pada masa-masa sulit.

“Kami selalu memandang Indonesia sebagai bagian yang sangat penting dari komunitas Muslim. Peran Indonesia dalam urusan internasional, terutama di bawah kepemimpinan Anda, di masa-masa sulit ini sangatlah penting,” tuturnya.

Raja Abdullah II mengatakan kehadirannya di Indonesia bukan hanya sebagai kepala negara, melainkan sebagai saudara yang ingin mempererat kembali ikatan historis kedua bangsa.

Raja Abdullah II turut mengungkapkan bahwa bantuan Yordania kepada Indonesia pada masa sulit merupakan wujud persaudaraan sejati.

“Inilah yang dilakukan saudara terhadap satu sama lain, dan hal ini tidak berubah. Saya sangat senang bisa kembali ke sini untuk memperkuat tidak hanya ikatan fisik antara kita berdua, namun juga antara kedua negara kita,” ujarnya.

Dalam jamuan santap malam tersebut Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II duduk satu meja dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan sang putra Didit Hediprasetyo.

Jamuan santap malam kenegaraan ini tidak hanya menjadi penyambutan resmi, tetapi juga simbol solidaritas mendalam dan hubungan historis antara Indonesia dan Yordania.

Sambutan hangat, pertukaran pesan persaudaraan, dan suasana akrab yang tercipta sepanjang malam menjadi penegas bahwa kedua bangsa memiliki visi yang sama dalam memperkuat perdamaian, stabilitas, dan kerja sama antarbangsa.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

PB ESI Terbitkan Pernyataan Tegas Soal Aturan Pembatasan Game Online

Ketua Bidang dan Komunikasi Masyarakat PB ESI, Debora Imanuella. Aktual/IG@deboraimanuella

Jakarta, aktual.com — Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) akhirnya angkat suara terkait wacana pembatasan game online bagi anak-anak yang ramai dibahas publik. PB ESI menegaskan pentingnya memahami perbedaan antara aktivitas bermain game biasa dan olahraga esports yang memiliki pembinaan, regulasi, serta standar profesional.

Ketua Bidang dan Komunikasi Masyarakat PB ESI, Debora Imanuella, menjelaskan bahwa banyak atlet esports Indonesia justru berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Mereka dikenal disiplin, menjunjung sportivitas, dan memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan.

“Banyak atlet esports yang punya rekam jejak disiplin tinggi, sportivitas kuat, dan komitmen bela negara,” ujar Debora kepada investortrust.id, Jumat (14/11/2025).

Menurut Debora, prestasi Indonesia di pentas esports tidak datang begitu saja. Atlet-atlet muda Tanah Air telah berkali-kali mengharumkan nama bangsa lewat berbagai judul gim kompetitif seperti PUBG Mobile, Mobile Legends: Bang Bang, Free Fire, eFootball, Valorant, hingga DOTA 2.

“Talenta muda ini terus membawa pulang gelar juara dunia, juara Asia, sampai medali SEA Games,” tegasnya.

Debora menekankan bahwa keberhasilan atlet esports tidak lepas dari peran keluarga, sekolah, dan ekosistem yang memberikan pendampingan tepat. Ia menegaskan, esports tidak bisa disamakan dengan sekadar bermain game daring tanpa tujuan.

“Esports itu kompetitif. Ada disiplin, analisis cepat, kerja sama tim, sampai gaya hidup sehat. Ini dunia olahraga,” jelasnya.

Terkait apakah PB ESI telah diundang pemerintah untuk membahas wacana pembatasan game online, Debora menyebut belum ada komunikasi resmi.

“Belum ada. Sejauh yang kami tahu ini masih wacana. Jika diperlukan nanti, PB ESI tentu siap hadir,” ujarnya.

PB ESI berharap pembahasan regulasi game online ke depan tidak mengabaikan kontribusi nyata dunia esports. Indonesia saat ini termasuk negara dengan prestasi esports terbaik di dunia, sehingga kebijakan apa pun yang dibuat diharapkan mampu mendukung perkembangan atlet muda dan ekosistem yang telah terbentuk.

Dengan prestasi internasional yang terus dicetak, PB ESI menilai penting bagi pemerintah dan pemangku kebijakan untuk melihat esports dari perspektif olahraga prestasi — bukan sekadar aktivitas bermain game.

DPR Ingatkan Risiko Penghapusan Rujukan Berjenjang BPJS

Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. ANTARA/HO-BPJS Kesehatan

Jakarta, aktual.com – Anggota Komisi IX DPR RI yang juga Ketua DPW Sulut, Ashabul Kahfi, menanggapi rencana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menghapus sistem rujukan BPJS yang selama ini berjalan berjenjang. Ia menilai langkah tersebut dapat menimbulkan penumpukan pasien di rumah sakit tipe A jika tidak dirancang dengan matang.

Ashabul menegaskan bahwa untuk keadaan darurat—seperti serangan jantung, stroke, atau kondisi yang mengancam nyawa—memang benar bahwa “tidak boleh lagi ada rujukan berlapis yang justru membahayakan pasien.” Namun, ia mengingatkan bahwa perubahan kebijakan harus dilakukan secara hati-hati, didukung data yang kuat, dan memastikan kesiapan fasilitas agar rumah sakit besar tidak kebanjiran pasien, sementara puskesmas dan RS tipe C/B tidak ditinggalkan tanpa penguatan layanan.

Ia memandang layanan primer tetap memiliki peran penting sebagai penyaring kasus. Menurutnya, yang seharusnya dirombak bukanlah seluruh sistem, melainkan alur penanganan untuk kasus tertentu sesuai kompetensi fasilitas kesehatan. Ia menolak pendekatan yang membuat sistem seolah “bebas rujuk tanpa aturan.”

Ashabul mendorong Menkes menyusun ulang regulasi rujukan berbasis kompetensi dengan kriteria yang jelas. Ia juga menggarisbawahi perlunya masa transisi serta sosialisasi sebelum kebijakan diberlakukan. Ia memberi contoh kebutuhan pedoman seperti jenis penyakit yang boleh langsung menuju RS tipe A, standar triase di puskesmas, serta integrasi sistem informasi untuk mencegah tumpang tindih klaim.

Sebelumnya, Menkes Budi menyampaikan niat memperbaiki mekanisme rujukan BPJS Kesehatan agar alurnya lebih cepat dan pasien dapat segera ditangani. Ia menggambarkan kondisi ketika seorang peserta BPJS mengalami serangan jantung namun tetap harus dirujuk lebih dulu ke RS tipe C. Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Budi menegaskan bahwa rujukan seharusnya berbasis kompetensi.

Ia mencontohkan bahwa pasien yang membutuhkan tindakan bedah jantung seharusnya bisa langsung ke RS tipe A. Dengan demikian, kata Budi, sistem rujukan yang terlalu berlapis justru dapat membahayakan nyawa. Ia menyatakan bahwa “dari BPJS itu biaya yang lebih murah, dari masyarakat juga lebih senang, nggak usah dia rujuknya tiga kali lipat, keburu wafat nanti dia kan. Lebih baik dia langsung aja dikasih ke tempat, di mana dia bisa dilayani sesuai dengan anamnesa awalnya.”

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Indodax Ungkap Harga BTC Turun Hingga 100.000 Dollar AS

Jakarta, aktual.com – Pelaku perdagangan aset kripto dalam negeri menilai harga mata uang digital Bitcoin (BTC) yang terkoreksi hingga di bawah 100.000 dolar AS merupakan dinamika pasar aset digital di era ketidakpastian global.

Vice President Indodax Antony Kusuma mengungkapkan, pasar aset kripto kembali bergerak melemah setelah harga BTC turun ke bawah level support di kisaran 96.000 dolar AS, meskipun pemerintah Amerika Serikat resmi kembali beroperasi setelah Presiden Donald Trump menandatangani rancangan anggaran yang mengakhiri shutdown selama 43 hari pada Rabu malam (13/11) waktu setempat.

Menurut dia, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, di tengah tekanan jangka pendek tersebut pergerakan harga yang terjadi saat ini merupakan bagian dari dinamika pasar aset digital di era ketidakpastian global.

“Penurunan harga Bitcoin di bawah 100.000 dolar AS dipengaruhi oleh beberapa faktor makro yang bersifat eksternal,” katanya.

Antony menegaskan, fluktuasi harga saat ini harus dilihat sebagai konsolidasi pasar menuju fase pematangan, selebihnya, ketidakpastian kebijakan suku bunga masih menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan harga Bitcoin.

“Kebijakan suku bunga The Fed memiliki imbas terhadap pergerakan harga Bitcoin,” katanya.

Selain itu, tambahnya, selama arah kebijakan masih belum pasti, volatilitas pasar akan tetap tinggi karena investor cenderung menunggu kejelasan sebelum kembali masuk.

Ia mengatakan, sinyal pemangkasan suku bunga di bulan Desember nantinya bisa menjadi titik balik penting, sebab perubahan arah kebijakan moneter berpotensi membuka ruang pemulihan harga di pasar kripto global.

“Dengan berakhirnya shutdown dan operasional regulator kembali berjalan, pasar memiliki ruang untuk menata ulang arah dalam beberapa minggu ke depan,” ujar Antony.

Ia menjelaskan bahwa volatilitas saat ini tidak perlu disikapi dengan kepanikan, seluruh investor bisa tetap tenang dan fokus pada prinsip manajemen risiko.

Koreksi semacam ini, menurut dia bagian dari mekanisme pasar, dan setiap investor perlu meninjau kembali strategi investasi jangka panjang sesuai profil risiko masing-masing.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain