11 April 2026
Beranda blog Halaman 591

TEAMGROUP Tawarkan RAM Jumbo 96GB, Dorong Performa Kreator dan Profesional

TEAM T-Create Expert DDR5 96GB (2x48GB) 6400MHz. Aktual/HO

Jakarta, aktual.com — Produsen komponen PC terkemuka TEAMGROUP kembali mengguncang pasar teknologi dengan menghadirkan inovasi terbaru mereka, TEAM T-Create Expert DDR5 96GB (2x48GB) 6400MHz. Produk ini disebut-sebut sebagai gebrakan besar di dunia memori komputer, menawarkan kapasitas dan kecepatan tinggi bagi para kreator konten, desainer, hingga pengembang aplikasi profesional.

Kapasitas 96GB yang diusung T-Create Expert menjadi nilai jual utama. Dengan kapasitas sebesar itu, pengguna dapat menjalankan berbagai aplikasi berat secara bersamaan tanpa hambatan performa. RAM ini sangat ideal bagi mereka yang bekerja dengan editing video 4K/8K, rendering 3D, maupun pemrosesan data dan simulasi ilmiah berskala besar.

“Bayangkan, Anda bisa membuka proyek Adobe Premiere Pro beresolusi tinggi, menjalankan simulasi 3D di Blender, dan membuka puluhan tab browser sekaligus, semuanya berjalan mulus,” ujar perwakilan TEAMGROUP dalam keterangannya, Jumat (8/11/2025).

Selain kapasitas besar, modul memori ini juga menawarkan kecepatan DDR5-6400MHz, menghadirkan perpaduan antara bandwidth tinggi dan efisiensi daya. Teknologi DDR5 generasi baru tersebut juga dilengkapi dengan on-die ECC (Error Correction Code) untuk meningkatkan stabilitas sistem, terutama saat menjalankan proses komputasi intensif.

TEAMGROUP menyebut, kecepatan tinggi ini memungkinkan CPU mengakses data lebih cepat, sehingga proses loading, rendering, maupun multitasking menjadi jauh lebih responsif. Dengan begitu, RAM ini bukan hanya unggul dalam angka, tetapi juga dalam kinerja nyata di lapangan.

Menariknya, peluncuran produk ini hadir di tengah situasi pasar memori global yang dinamis. Sepanjang Oktober 2025, harga modul DDR5 ukuran menengah (32GB–48GB) mengalami kenaikan tajam, membuat selisih harga dengan kapasitas besar seperti 64GB hingga 96GB semakin tipis.

“Kalau selisih harga sudah menipis, mengapa tidak langsung ke kapasitas besar sekalian? 96GB bahkan 128GB kini jadi pilihan logis bagi pengguna profesional,” tulis TEAMGROUP dalam rilis resminya.

Melalui lini T-Create Expert, TEAMGROUP menegaskan komitmennya menghadirkan solusi memori berperforma tinggi untuk para kreator, prosumer, dan profesional yang menuntut stabilitas serta kecepatan tanpa kompromi.

Intelijen AS Ungkap Dugaan Tentara Israel Gunakan Warga Palestina sebagai Tameng Manusia di Gaza

Tank-tank Israel sedang memasuki wilayah Gaza - foto X

Washington DC, aktual.com — Informasi intelijen yang diperoleh Amerika Serikat (AS) pada tahun lalu dari sejumlah pejabat Israel mengungkap adanya diskusi internal mengenai praktik tentara Tel Aviv yang diduga menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia dalam perang Gaza.

Dua mantan pejabat AS yang menjadi sumber Reuters pada Kamis (13/11/2025) menyebut bahwa para pejabat Israel sempat membahas pengiriman warga Palestina ke dalam terowongan-terowongan Gaza yang diduga dipenuhi bahan peledak.

Kedua sumber itu menjelaskan bahwa informasi intelijen tersebut disampaikan oleh Tel Aviv kepada Gedung Putih dan kemudian dianalisis oleh komunitas intelijen AS pada pekan-pekan terakhir masa jabatan mantan Presiden Joe Biden.

Diketahui, hukum internasional secara tegas melarang penggunaan warga sipil sebagai tameng dalam kegiatan militer.

Pejabat di pemerintahan Biden sendiri sejak lama telah menyuarakan kekhawatiran atas laporan media yang menyinggung dugaan penggunaan warga Palestina oleh militer Israel sebagai pelindung pasukan di Jalur Gaza. Namun, pengumpulan bukti langsung oleh Washington mengenai hal ini sebelumnya belum pernah diungkap.

Menurut dua mantan pejabat AS tersebut, hasil analisis intelijen yang dikumpulkan pada akhir tahun 2024 menimbulkan pertanyaan di lingkaran Gedung Putih dan komunitas intelijen tentang sejauh mana taktik itu digunakan serta apakah para tentara Israel bertindak atas perintah dari pemimpin militernya.

Reuters tidak dapat memastikan apakah pemerintahan Biden sempat membahas temuan intelijen tersebut dengan pihak Israel. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari mantan pejabat Gedung Putih era Biden terkait laporan itu.

Sementara itu, militer Israel dalam pernyataannya menegaskan bahwa pihaknya “melarang penggunaan warga sipil sebagai tameng manusia atau memaksa mereka dengan cara apa pun untuk berpartisipasi dalam operasi militer.”

Militer juga menyebut bahwa Divisi Investigasi Kriminal Kepolisian Militer tengah menyelidiki “kecurigaan yang melibatkan warga Palestina dalam misi militer.”

Laporan-laporan sebelumnya turut menuding Hamas melakukan praktik serupa dengan menempatkan para pejuangnya di fasilitas sipil seperti rumah sakit. Namun, Hamas telah membantah tuduhan tersebut.

Informasi intelijen mengenai dugaan penggunaan tameng manusia oleh tentara Israel di Gaza menjadi salah satu temuan penting pada masa akhir pemerintahan Biden. Saat itu, komunitas intelijen AS semakin aktif menganalisis data baru yang menyingkap pertimbangan internal Israel dalam operasi militernya.

Reuters juga melaporkan bahwa pada periode yang sama, pemerintahan Biden mengumpulkan informasi mengenai para pengacara Israel yang memperingatkan potensi adanya bukti mendukung tuduhan kejahatan perang terhadap Israel.

Para mantan pejabat AS mengungkapkan, temuan tersebut memunculkan kekhawatiran di tingkat tinggi, karena dianggap dapat memperkuat tuduhan terhadap Israel terkait pelanggaran hukum perang. Jika Israel terbukti bersalah, AS berisiko ikut dimintai pertanggungjawaban atas dukungan senjata dan intelijen yang diberikan kepada militer Tel Aviv.

Meski demikian, sejumlah pengacara dari firma hukum di AS akhirnya menyimpulkan bahwa bukti yang tersedia belum cukup untuk menyatakan Israel melakukan kejahatan perang, sehingga dukungan senjata dan intelijen tetap dapat dilanjutkan.

Beberapa mantan pejabat AS menegaskan bahwa laporan intelijen yang diterima hanya menggambarkan insiden-insiden terpisah di Gaza dan tidak menunjukkan adanya kebijakan sistematis dari militer Israel secara keseluruhan.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Dapat Surat Rehabilitasi, Nama Dua Guru di Luwu Utara Dipulihkan oleh Prabowo

Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan Abdul Muis (kiri) dan Rasnal (kanan) memberikan keterangan pers usai menerima langsung surat rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (13/11/2025). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden
Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan Abdul Muis (kiri) dan Rasnal (kanan) memberikan keterangan pers usai menerima langsung surat rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (13/11/2025). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden

Jakarta, aktual.com – Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan Abdul Muis dan Rasnal mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto usai nama baik keduanya dipulihkan oleh Kepala Negara.

Berdasarkan keterangan yang diterima, Kamis (13/11), kedua guru tersebut menerima langsung surat rehabilitasi dari Presiden Prabowo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis dini hari.

Abdul Muis dan Rasnal menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Kepala Negara terhadap nasib guru daerah.

“Saya pribadi dan keluarga besar saya sampaikan setulus-tulusnya terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan rasa keadilan kepada kami, yang di mana selama lima tahun ini kami merasakan diskriminasi, baik dari aparat penegak hukum maupun dari birokrasi atasan kami yang seakan-akan tidak pernah peduli dengan kasus yang kami hadapi,” ujar Abdul Muis, Guru Sosiologi SMA Negeri 1 Luwu Utara, dengan mata berkaca-kaca.

Menurut dia, pemberian surat rehabilitasi oleh Presiden Prabowo tersebut bukan sekadar pemulihan nama baik, tetapi penanda bahwa perjuangan panjang mereka selama lima tahun akhirnya menemukan titik keadilan..

Rasnal, yang merupakan mantan Kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara yang kini mengajar Bahasa Inggris di SMA Negeri 3 Luwu Utara, menyebut perjalanan panjang mereka mencari keadilan sebagai sesuatu yang sangat melelahkan.

Menurutnya, upaya penyelesaian yang mereka tempuh dari tingkat sekolah hingga ke provinsi tidak pernah membuahkan hasil.

“Ini adalah sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Kami telah berjuang dari bawah, dari dasar sampai ke provinsi. Sayangnya kami tidak bisa mendapatkan keadilan,” ujar Rasnal.

Keduanya pun mengungkapkan rasa syukur setelah bertemu langsung dengan Prabowo dan menerima keputusan rehabilitasi.

Rasnal menyebut langkah tersebut sebagai anugerah besar yang memulihkan nama baiknya serta menjadi bukti nyata kepedulian Presiden terhadap keadilan bagi para guru.

“Setelah kami bertemu dengan Bapak Presiden, Alhamdulillah Bapak Presiden telah memberikan kami rehabilitasi. Saya tidak bisa mengatakan sesuatu kepada Bapak Presiden, terima kasih Bapak Presiden,” ucapnya.

“Saya bersyukur kepada Allah SWT. Dengan jalan ini kami telah memperoleh keadilan sekarang dan direhabilitasi kami punya nama baik,” ujar dia lagi.

Rasnal juga berharap pengalaman pahit yang ia dan rekannya lalui tidak kembali terjadi kepada para pendidik lain di seluruh Indonesia.

“Semoga ke depan tidak ada lagi kriminalisasi terhadap guru-guru yang sedang berjuang di lapangan. Sekarang ini teman-teman guru selalu dihantui bahwa kalau sedikit berbuat salah, selalu ada hukuman yang tidak pantas,” tuturnya.

Perkara yang menjerat keduanya bermula lima tahun lalu ketika Kepala Sekolah SMAN 1 Luwu Utara menerima laporan dari sepuluh guru honorer yang belum menerima gaji selama sepuluh bulan akibat belum terdatanya nama mereka dalam sistem Dapodik sebagai syarat utama pencairan dana BOS (bantuan operasional sekolah).

Untuk mencari solusi darurat, pihak sekolah bersama Komite Sekolah sepakat mengumpulkan dana sukarela Rp20 ribu per orang tua siswa, tanpa mewajibkan pembayaran bagi keluarga kurang mampu maupun mereka yang memiliki lebih dari satu anak.

Namun, kebijakan internal tersebut kemudian dipersoalkan setelah sebuah LSM melaporkannya ke kepolisian. Empat guru diperiksa, dan dua orang di antaranya, Rasnal serta Abdul Muis, ditetapkan sebagai tersangka.

Dengan rehabilitasi yang diberikan Prabowo, kedua guru kini mendapatkan kembali hak, martabat, dan pengakuan atas profesi yang selama ini mereka jalani.

Bagi Abdul Muis dan Rasnal, langkah ini bukan hanya mengakhiri masa kelam lima tahun terakhir, tetapi juga membuka jalan bagi mereka untuk kembali mengabdi di dunia pendidikan tanpa stigma.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Fenomena Da’i di Panggung Dakwah, Saat Mimbar Rasul Kehilangan Wibawa

Jakarta, aktual.com – Beberapa hari ini sedang viral di media sosial menggambarkan fenomena seorang pendakwah yang melakukan perbuatan kurang baik di hadapan Jamaah, terlebih ketika ia berada di panggung dakwah.

Perbuatan-perbuatan tercela dan kurang baik seperti itu sering kali dipamerkan dan ditunjukkan oleh mereka yang seharusnya memberikan pencerahan, mengajarkan kebaikan, dan mencontohkan perbuatan beradab kepada Jamaah.

Tidak hanya mencoreng nama baik da’I, bahkan mereka justru mencoreng Islam itu sendiri.

Sebenarnya, seperti apa da’I atau pendakwah yang benar itu?

Syekh Nawawi al-Bantani dalam kitabnya menyebutkan dengan tegas bahwa seorang da’I itu mesti orang yang memiliki kecerdasan baik secara emosional, keilmuan maupun spiritual. Karena seorang da’I mengemban amanah sebagai penyambung lidah Rasulullah Saw,

فَعُلِمَ أَنَّ كُلَّ مَنْ كَانَ قَلِيْلُ الْعَقْلِ لاَ يَصْلُحُ أَنْ يَكُوْنَ دَاعِيًا إِلَى اللهِ لِأَنَّ الَّذِىْ يُفْسِدُهُ أَكْثَرُ مِنَ الَّذِىْ يُصْلِحُهُ

“Telah diketahui bahwa setiap orang yang sedikit akalnya itu tidak layak menjadi pendakwah yang mengajak ke jalan Allah) karena dampak kemudharatannya lebih besar dibanding dengan kemaslahatannya”.

Mudharat yang lebih besar yang dimaksud oleh Syekh Nawawi al-Bantani yaitu karena ketika seseorang telah menjadi da’I atau pendakwah, masyarakat awam akan menghormati, menyanjung dan mengikuti setiap ucapan yang disampiakan oleh da’I tersebut. Bahkan terkadang membela kesalahan yang dilakukan oleh junjungannya, inilah yang disebut dengan taqlid buta.

Alasan ini telah disinggung oleh Imam Syafi’I dalam Diwan-nya,

فساد كبير عالم متهتك

وأكبر منه جاهل متنسك

هما فتنة في العالمين عظيمة

لمن بهما في دينه يتمسك

Artinya, “Kerusakan besar (dilakukan oleh) ulama yang tidak tahu malu lebih merusak dari itu (dilakukan oleh) orang bodoh yang zuhud/ Dua orang ini menjadi musibah besar di dunia bagi mereka yang menjadikan panutan keduanya dalam beragama,” (Diwan Al-Imam As-Syafi’i, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 1996 M]).

Selain seorang pendakwah itu mesti memiliki kecerdasan yang bagus, ia juga mesti mengerjakan apa yang ia dakwahkan kepada masyarakat. Sebagai contoh, ia mendakwahkan agar senantiasa bersedekah, maka seorang da’I harus melakukannya terlebih dahulu baru ia dakwahkan. Karena dakwah dengan perbuatan itu lebih baik daripada dakwah dengan lisan.

Syekh Ali Mahfudz dalam karyanya juga menegaskan hal yang serupa, beliau berkata:

إِنَّ الْعَالِمَ إِذَا لَمْ يَعْمَلْ بِعِلْمِهِ زَلَّتْ مَوْعِظَتُهُ عَنِ الْقُلُوْبِ كَمَا يَزَلُ الْقَطْرُ عَنِ الْصَّفَا.

“Seorang alim ketika tidak mengamalkan ilmunya terlebih dahulu, maka ceramah yang disampaikannya akan hilang dari hati para pendengar sebagaimana hilangnya tetesan hujan dari awan.”

Dua kriteria tersebut harus dipegang teguh oleh siapa pun yang berkehendak menjadi atau telah berperan sebagai da’i, sebab pesan dakwah tidak akan tersampaikan dengan efektif apabila sang penyampai tidak menampilkan keteladanan dan perilaku yang baik di tengah masyarakat.

Seorang da’i merupakan perantara risalah Rasulullah Saw. Oleh karena itu, jangan sampai peran tersebut justru menjadi sebab tercorengnya citra Islam.

Pada hakikatnya, seorang da’i tengah meminjam mimbar Rasulullah Saw, sehingga sudah sepatutnya amanah meminjam tersebut dijaga dan dikembalikan sebagaimana adanya, tanpa menimbulkan kerusakan sedikit pun.

Waallahu a’lam.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

ARAH Laporkan Ribka Tjiptaning ke Bareskrim Terkait Dugaan Ujaran Kebencian Soeharto

Anggota Komisi VII DPR RI Ribka Tjiptaning Proletariyati. Foto: Oji/nr

Jakarta, aktual.com – Aliansi Rakyat Anti Hoaks (ARAH) resmi melaporkan mantan anggota DPR RI, Ribka Tjiptaning, ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut diajukan atas dugaan penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian terkait gelar pahlawan nasional yang diberikan kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.

“Kami datang ke sini untuk membuat laporan polisi terkait pernyataan salah satu politisi dari PDIP, yaitu Ribka Tjibtaning, yang menyatakan bahwa Pak Soeharto adalah pembunuh terkait polemik pengangkatan almarhum Soeharto sebagai pahlawan nasional,” ujar Koordinator ARAH, Muhammad Iqbal, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/11/2025).

“Ribka Tjiptaning menyatakan bahwa Soeharto itu adalah pembunuh jutaan rakyat,” sambungnya.

Iqbal mempertanyakan dasar munculnya pernyataan tersebut, apakah didasarkan pada putusan hukum atau keputusan pengadilan yang sah. Ia menegaskan hingga saat ini tidak ada putusan hukum yang menyatakan hal itu.

“Nah, informasi seperti ini lebih menjurus pada ujaran kebencian dan berita bohong,” jelasnya.

Iqbal mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan video pernyataan Ribka Tjiptaning pada 28 Oktober 2025 yang tersebar di berbagai media, baik media arus utama maupun platform media sosial TikTok. Ia menilai, pernyataan tersebut berpotensi menyesatkan publik jika tidak segera diklarifikasi.

Menurutnya, setiap pernyataan dari tokoh publik atau politikus seharusnya didasarkan pada fakta hukum, bukan opini yang tidak memiliki dasar, agar tidak menciptakan disinformasi di tengah masyarakat. Ia pun meminta Direktorat Siber Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan ketentuan UU ITE.

“Ya, tentu saja ini bisa menyesatkan, kalau pernyataan ini tidak berdasarkan fakta hukum tentunya,” tegas Iqbal.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

BMKG Sebut Hujan Ringan Diperkirakan Dominasi Sebagian Wilayah Indonesia

Jakarta, aktual.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan hujan ringan diperkirakan mendominasi sebagian besar wilayah RI pada Kamis (13/11).

Prakirawan cuaca BMKG Hasalika Nurjanah dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Kamis, mengatakan untuk Pulau Sumatra, kondisi cuaca berawan tebal diperkirakan terjadi di wilayah Padang, sedangkan hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di wilayah Banda Aceh, Medan, dan Pekanbaru.

Untuk Tanjung Pinang, dia mengingatkan bahwa esok hari diperkirakan terjadi hujan yang dapat disertai dengan kilat dan petir.

Di Pulau Sumatra, kondisi cuaca berawan tebal diperkirakan terjadi di wilayah Jambi, hujan dengan intensitas ringan di wilayah Bandar Lampung, hujan dengan intensitas sedang di wilayah Pangkalpinang.

Dia mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai dengan kilat maupun petir di Bengkulu dan juga Palembang.

Di Pulau Jawa, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di wilayah Serang, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Dia mengimbau warga untuk waspada akan potensi hujan disertai kilat atau petir di Jakarta dan Semarang.

Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar dan Mataram diperkirakan hujan dengan intensitas ringan.

Hasalika mengingatkan warga untuk mewaspadai hujan yang dapat disertai dengan kilat maupun petir di wilayah Kupang.

Wilayah Pulau Kalimantan, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Pontianak, Palangkaraya, dan Samarinda.

Ia mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai dengan kilat maupun petir yang diperkirakan terjadi di Tanjung Selor dan Banjarmasin.

Untuk Pulau Sulawesi, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di wilayah Palu, hujan dengan intensitas sedang di Gorontalo, Mamuju, dan Kendari.

Hujan yang dapat disertai dengan kilat maupun petir, katanya, diperkirakan terjadi di Manado dan Makassar.

Untuk Indonesia bagian timur, di Maluku dan Papua diperkirakan kondisi cuaca berawan tebal terjadi di wilayah Nabire, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, dan Jayawijaya.

Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di Jayapura dan Merauke.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain