13 April 2026
Beranda blog Halaman 616

“Dari Palu ke Panggung Internasional: Aimar Buktikan Kelasnya di Singapura!”

Pemain sepakbola muda asal Sulawesi Tengah, Aimar Al Adlu (14) asal Kota Palu sukses meraih gelar Top Scorer Singa Cup 2025 mencetak total 11 gol sepanjang turnamen internasional yang digelar di Singapura. Aktual/HO

Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua MPR Akbar Supratman mengucapkan selamat atas prestasi talenta sepakbola muda asal Sulawesi Tengah, Aimar Al Adlu. Pemain berusia 14 tahun asal Kota Palu sukses meraih gelar Top Scorer Singa Cup 2025 setelah mencetak total 11 gol sepanjang turnamen internasional yang digelar di Singapura.

“Proficiat Aimar! Luar biasa,” kata Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar Supratman mengucapkan selamat, Sabtu, 8 November 2025.

Senator Sulawesi Tengah itu meminta Aimar yang bernomor punggung 10 itu untuk terus giat berlatih meski timnya, Palu Selection, harus terhenti di babak delapan besar. Aimar yang akrab disapa Marco ini sudah menunjukkan potensi besar sebagai atlet masa depan Indonesia. “Jangan berpuas diri, terus rajin berlatih dan mengembangkan teknik permainan,” kata Akbar.

Marco mencuri perhatian sejak laga pembuka hingga fase gugur. Ia memperlihatkan teknik tinggi, kecepatan, dan naluri mencetak gol yang tajam. Ia membuka turnamen dengan lima gol ke gawang tim asal India, menambah satu gol saat menghadapi Australia, serta dua gol lainnya ketika melawan Singapura, sebelum melengkapi koleksinya di laga penyisihan berikutnya.

Saat ini, Aimar Al Adlu menempuh pendidikan di Al Azhar Mandiri Palu. Di luar sekolah, ia aktif berlatih di salah satu akademi sepak bola di Bogor untuk memperkuat teknik, taktik, dan mental bertandingnya.

Dukungan penuh dari sang ayah, Ahmadi H.B. Buraera, turut menjadi faktor penting dalam perjalanan karier sepak bolanya.

“Prestasi ini tentu sangat membanggakan, tapi jangan cepat puas. Terus berlatih dan tetap rendah hati. Aimar telah menunjukkan bahwa bakat sepak bola dari daerah pun bisa bersinar di panggung internasional,” ujar Ahmadi Buraera.

Turki Kirim Surat Perintah Penangkapan untuk 37 Orang Israel

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam rapat fraksi parlemen Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Ankara, Turki, pada 5 November 2025. ANTARA/Xinhua/Mustafa Kaya
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam rapat fraksi parlemen Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Ankara, Turki, pada 5 November 2025. ANTARA/Xinhua/Mustafa Kaya

Istanbul, aktual.com – Kantor Kepala Kejaksaan Umum Istanbul di Turki pada Jumat (7/11) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 37 orang, termasuk Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, dengan tuduhan “genosida” dan “kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Kantor kejaksaan tersebut menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa surat-surat perintah penangkapan tersebut dikeluarkan setelah penyelidikan tentang apa yang disebut sebagai serangan “sistematis” Israel terhadap warga sipil di Gaza, seraya menambahkan bahwa penyelidikan tersebut dimulai setelah adanya pengaduan dari sejumlah korban dan anggota Global Sumud Flotilla, misi bantuan sipil yang dihalangi oleh pasukan angkatan laut Israel saat berusaha mengirimkan pasokan kemanusiaan ke Gaza.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar mengecam surat perintah penangkapan tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, menyebutnya sebagai “upaya pencitraan” oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Dia mengatakan Israel “menolak keras” langkah tersebut.

Erdogan merupakan salah satu kritikus terkuat Israel selama kampanye militernya di Gaza, yang dimulai setelah serangan Hamas pada 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel, menurut pejabat Israel.

Otoritas kesehatan Palestina mengatakan lebih dari 68.000 orang telah tewas di Gaza sejak saat itu, dan sebagian besar area di wilayah kantong tersebut telah hancur lebur.

Turki juga berperan sebagai salah satu negara penjamin untuk perjanjian gencatan senjata di Gaza yang dicapai bulan lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Iran Sebut AS Harus Tanggung Jawab atas Serangan Udara Israel pada Juni Lalu

Foto yang diabadikan pada 19 Juni 2025 ini memperlihatkan situasi pascaserangan Israel terhadap gedung lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, di Teheran, Iran. ANTARA/Xinhua
Foto yang diabadikan pada 19 Juni 2025 ini memperlihatkan situasi pascaserangan Israel terhadap gedung lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, di Teheran, Iran. ANTARA/Xinhua

Teheran, aktual.com – Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran Esmaeil Baghaei pada Jumat (7/11) mengatakan Amerika Serikat (AS) harus bertanggung jawab atas “keterlibatan langsungnya” dalam serangan udara Israel ke Iran pada Juni lalu.

Dalam sebuah unggahan di media sosial X, Baghaei menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang pada Kamis (6/11) mengatakan dirinya “bertanggung jawab penuh” atas serangan awal Israel ke Iran, yang bertentangan dengan klaim sebelumnya dari Washington bahwa Israel bertindak sendiri.

“Israel menyerang terlebih dahulu. Serangan itu sangat, sangat kuat. Saya bertanggung jawab penuh atas hal itu,” ujar Trump kepada awak media di Gedung Putih.

Baghaei mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio pada 13 Juni, ketika Rubio membantah keterlibatan AS dalam serangan itu dan menyebutnya sebagai tindakan “sepihak” Israel. Baghaei menyebut pernyataan itu merupakan “kebohongan besar.”

“Sejak awal, sudah jelas bahwa AS merupakan partisipan penuh dalam kejahatan agresi Israel terhadap bangsa Iran,” katanya, seraya menyerukan Washington untuk bertanggung jawab atas “pelanggaran terang-terangan dan kejahatan keji ini.”

Israel melancarkan serangan udara berskala besar pada 13 Juni yang menargetkan sejumlah lokasi di Iran, termasuk fasilitas nuklir dan militer, menewaskan komandan senior, ilmuwan, serta warga sipil, menurut pihak berwenang Iran. Iran membalas dengan gelombang serangan roket dan drone terhadap Israel.

Militer AS kemudian menyerang situs nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan pada 22 Juni, sebelum gencatan senjata antara Iran dan Israel mulai berlaku pada 24 Juni setelah konflik selama 12 hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Ketua Komisi X DPR Prihatin Ledakan di SMAN 72, Desak Polisi Ungkap Tuntas Penyebabnya

Jakarta, aktual.com – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia meminta aparat kepolisian untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh.

“Saya sangat berduka atas peristiwa ini. Tidak seharusnya lingkungan pendidikan menjadi tempat yang menimbulkan ancaman bagi keselamatan siswa dan guru. Saya mendesak aparat keamanan untuk mengusut tuntas insiden ini dan memastikan kejadian serupa tidak terulang,” kata Hetifah kepada wartawan, Sabtu (8/11/2025).

Hetifah juga menyoroti pentingnya pemulihan kondisi fisik dan psikologis bagi siswa serta tenaga pendidik yang terdampak. Ia menegaskan bahwa dukungan moral dan pendampingan emosional sangat diperlukan dalam proses pemulihan.
“Selain memastikan penanganan medis yang optimal, penting juga memberikan pendampingan psikologis agar warga sekolah dapat pulih dari trauma dan kembali merasa aman di lingkungan sekolahnya,” ujarnya.

Legislator Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat paling aman bagi anak-anak. Karena itu, ia mendorong peningkatan standar keamanan di SMAN 72 Jakarta dan sekolah-sekolah lainnya.

“Sekolah seharusnya menjadi tempat yang paling aman bagi anak-anak kita. Karena itu, setiap pihak harus memastikan protokol keamanan dijalankan dengan serius,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengungkapan kasus ini oleh aparat kepolisian.

“Kita percayakan kepada aparat untuk mengungkap penyebab kejadian ini secara profesional dan transparan. Yang terpenting sekarang adalah keselamatan dan pemulihan para korban,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading telah diketahui. Pelaku diduga masih berasal dari lingkungan sekolah tersebut.

“Informasi sementara masih dari lingkungan sekolah tersebut,” ujar Kapolri dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (7/11).

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

BPK RI Terpilih Sebagai Anggota Lembaga Audit Eksternal PBB

Sidang Utama Komite V Majelis Umum ke-80 PBB memilih Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebagai anggota United Nations Board of Auditors (UN BoA) di New York, Amerika Serikat (7/11/2025). (ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri)
Sidang Utama Komite V Majelis Umum ke-80 PBB memilih Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebagai anggota United Nations Board of Auditors (UN BoA) di New York, Amerika Serikat (7/11/2025). (ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri)

Jakarta, aktual.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terpilih sebagai anggota lembaga audit eksternal PBB (United Nations Board of Auditors/UN BoA).

Wakil Ketua BPK Budi Prijono yang memimpin delegasi Indonesia pada Sidang Utama Komite V Majelis Umum ke-80 PBB di New York, Amerika Serikat, pada Jumat (7/11), mengatakan terpilihnya BPK merupakan pengakuan dunia atas profesionalisme dan kredibilitas Indonesia.

“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa BPK berperan aktif dalam mendorong praktik tata kelola yang baik di tingkat global. Indonesia menunjukkan diri sebagai mitra yang kompeten, tepercaya, dan berkontribusi nyata,” kata Budi dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu (8/11).

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir yang hadir pada pemilihan itu mengatakan bahwa terpilihnya BPK sejalan dengan komitmen Indonesia dan banyak negara lainnya dalam mendorong reformasi tata kelola di PBB.

“Keanggotaan ini datang pada saat yang tepat, di tengah upaya reformasi PBB. Sebagai anggota UN BoA, BPK diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat tata kelola global, khususnya dalam aspek keuangan dan manajemen di PBB,” kata Arrmanatha.

BPK terpilih untuk menggantikan China National Audit Office, lembaga pemeriksa keuangan tertinggi (SAI) China, yang sebelumnya mewakili kawasan Asia-Pasifik.

Selama enam tahun (2026-2032), BPK akan bekerja sama dengan dua anggota UN BoA lainnya, yaitu SAI Prancis (Cour des Comptes) dan SAI Brasil (Tribunal de Contas da União) untuk melakukan audit terhadap badan-badan PBB.

Dalam pernyataannya, BPK mengatakan pihaknya berkomitmen untuk memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola yang baik di PBB melalui pemeriksaan yang independen, profesional, efisien, dan inovatif.

Selain di UN BoA, BPK tahun ini juga terpilih sebagai Ketua International Organization of Supreme Audit Institutions (INTOSAI) untuk periode 2028-2031 sekaligus menjadi tuan rumah Kongres Internasional Lembaga Pemeriksa Keuangan (INCOSAI) XXVI pada 2028.

Pencalonan Indonesia sebagai anggota UN BoA telah diumumkan sejak 2021. Dukungan dari negara-negara anggota berhasil dihimpun melalui diplomasi yang intensif oleh BPK dan Kementerian Luar Negeri, baik secara bilateral maupun lewat berbagai forum internasional, hingga akhirnya Indonesia terpilih secara aklamasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Mengapa Pak Harto Masih Jadi Presiden Paling Disukai? Ini Kata LSI Denny JA

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Aktual/DOK PRIBADI

Jakarta, aktual.com – Hasil survei nasional terbaru dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA) menunjukkan fakta menarik: Soeharto (Pak Harto) kini menjadi presiden Republik Indonesia yang paling disukai publik dibandingkan seluruh presiden yang sudah selesai menjabat.

Dalam survei yang dilakukan pada Oktober 2025, menggunakan metode multi-stage random sampling terhadap 1.200 responden yang tersebar di seluruh provinsi, dengan wawancara tatap muka dan margin of error ±2,9 persen.

Publik menempatkan Soeharto di posisi teratas dengan 29,0 persen tingkat kesukaan, disusul Joko Widodo (26,6 persen) dan Soekarno (15,1 persen).

Presiden lain menempati posisi berikut: Susilo Bambang Yudhoyono (14,2 persen), Gus Dur (5,0 persen), B.J. Habibie (5,0 persen), dan Megawati Soekarnoputri (1,2 persen). Sementara 3,9 persen responden menjawab tidak tahu/tidak menjawab.

“Data ini sudah kami periksa berulang kali,” ujar Denny JA, pendiri LSI.

“Semua tabulasi dan metodologi benar. Inilah hasil ilmiah yang menggambarkan persepsi emosional bangsa hari ini terhadap para presiden Indonesia.”

Melihat Soeharto dengan “Kacamata Merah Muda”

Denny JA kemudian mengaitkan hasil ini dengan konsep psikologis yang menarik: rosy retrospection bias — atau yang ia sebut “kacamata merah muda.”

Istilah ini diperkenalkan oleh sekelompok peneliti di University of Washington pada akhir 1990-an, yang menemukan bahwa manusia cenderung mengingat masa lalu lebih indah daripada kenyataan saat itu.

“Seiring waktu, yang pahit memudar, yang manis bertahan,” kata Denny. “Bangsa ini tampaknya juga mengenakan kacamata merah muda ketika menilai Pak Harto.

Rezim otoriternya mulai terlupakan, sementara kenangan tentang keteraturan, harga yang stabil, dan pembangunan desa justru menguat.”

Dengan merujuk teori psikologi kognitif Daniel Kahneman, LSI menjelaskan bahwa bias ini adalah mekanisme alamiah otak yang menyaring memori negatif.

Kenangan kolektif bangsa terhadap era tertentu bisa berubah seiring waktu, terlepas dari fakta sejarah yang kompleks.

Mengapa Soeharto Paling Disukai?

Menurut analisis LSI Denny JA, fenomena tingginya kesukaan terhadap Soeharto bukan hanya soal nostalgia.

Terdapat tiga faktor utama yang membuat publik masih menaruh simpati pada sang mantan presiden:

1. Ingatan Konkret dan Nyata.

“Sekolah, irigasi, pasar, dan infrastruktur yang dibangun pada masa Soeharto masih dapat disentuh hingga kini. Masyarakat menilai hasil, bukan wacana,” ujar Denny.

2. Citra Paternal dan Stabilitas.

Soeharto dianggap sebagai sosok ayah bangsa — tegas, protektif, dan efektif.

Dalam era modern yang serba gaduh, citra kepemimpinan seperti itu menimbulkan rasa aman.

3. Keteraturan Ekonomi dan Sosial.

Dalam masa kini yang penuh ketidakpastian ekonomi, publik merindukan masa ketika harga-harga terasa stabil dan kehidupan lebih tertata.

“Ingatan tentang keteraturan menjadi semacam selimut emosional bangsa,” tambahnya.

Berita Lain