16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 705

Tesla Sematkan Chatbot AI Grok dalam Sistem Perangkat Mobil Mereka

Arsip foto - Suasana di luar toko Tesla di San Mateo, California, Amerika Serikat, pada 15 April 2024. (ANTARA/Xinhua/Li Jianguo)

Jakarta, aktual.com – Tesla kini menyematkan chatbot AI Grok besutan perusahaan teknologi xAI ke dalam sistem perangkat lunak mobil mereka.

Dengan begitu, seluruh kendaraan Tesla yang dikirim akan dilengkapi dengan Grok, tanpa biaya langganan tambahan. Namun, untuk saat ini, fitur ini hanya tersedia di pasar Amerika Serikat, sebagaimana diberitakan laman Engadget, Senin (14/7).

Untuk mobil Tesla keluaran lama, fitur Grok hanya bisa digunakan jika kendaraan menggunakan prosesor AMD, sudah diperbarui ke perangkat lunak versi 2025.26, dan terhubung ke jaringan Wi-Fi stabil atau berlangganan Premium Connectivity seharga 9,99 dolar AS (sekitar Rp162 ribu) per bulan.

Meski kini tersedia untuk mobil, Grok tetap memiliki keterbatasan fitur. Chatbot itu tidak dapat mengendalikan fungsi kendaraan seperti mengatur arah navigasi, menyesuaikan volume musik, atau mengatur suhu kabin.

Grok hanya bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan melalui percakapan, dengan opsi kepribadian unhinged (tidak waras) yang memberikan jawaban nyeleneh, sebagaimana diperlihatkan dalam unggahan X dari Tesla baru-baru ini.

Penyematan Grok dilakukan di tengah sorotan terhadap keamanan sistem Full Self-Driving (FSD) Tesla yang masih mengandalkan kamera dan kecerdasan buatan.

Perusahaan otomotif milik Elon Musk tersebut menyatakan Grok kemungkinan akan diperluas ke lebih banyak kendaraan melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air ke depannya. Namun, Tesla mengingatkan bahwa “ketersediaan Grok dapat berubah atau dihentikan sewaktu-waktu”.

Hal ini menjadi sorotan karena hanya beberapa hari sebelumnya, Grok sempat menimbulkan kehebohan setelah mengeluarkan pernyataan ekstrem bertema “MechaHitler”, hingga akhirnya dinonaktifkan sementara.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Nadiem Makarim Konfirmasi Hadiri Pemeriksaan di Kejagung

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (kiri) usai menjalani pemeriksaan di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (23/6/2025). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom.

Jakarta, aktual.com – Tim kuasa hukum Nadiem Makarim mengonfirmasi bahwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) itu akan menghadiri pemeriksaan sebagai saksi di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook pada Selasa (15/7).

“(Datang) pukul 08.00 WIB,” kata kuasa hukum Nadiem Makarim, Hotman Paris Hutapea, di Jakarta, Senin (14/7).

Hotman juga mengonfirmasi bahwa dirinya akan hadir secara langsung untuk mendampingi Nadiem dalam pemeriksaan.

Diketahui, penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memanggil Nadiem Makarim untuk diperiksa kembali sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek pada tahun 2019–2022.​​​

“Sudah dilakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan. Dijadwalkan pada hari Selasa yang akan datang, pada tanggal 15 Juli 2025,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar.

Harli mengatakan bahwa pemeriksaan itu merupakan penjadwalan ulang setelah sebelumnya pihak Nadiem Makarim meminta penundaan pemeriksaan selama satu pekan.

“Kalau tidak salah seharusnya hari Selasa yang lalu. Dari situ, maka penyidik setelah melakukan rapat-rapat, berketetapan akan melakukan pemanggilan,” ujarnya.

Sebelumnya, Nadiem diperiksa pertama kali sebagai saksi kasus dugaan korupsi ini pada 23 Juni 2025 selama sekitar 12 jam.

Dia mengatakan bahwa kedatangannya untuk diperiksa sebagai saksi adalah untuk memenuhi tanggung jawabnya sebagai warga negara Indonesia yang patuh pada proses hukum.

“Saya hadir hari ini di Kejaksaan Agung sebagai warga negara yang percaya bahwa penegakan hukum yang adil dan transparan adalah pilar penting bagi demokrasi dan pemerintahan yang bersih,” ucapnya.

Saat ini, Kejagung sedang menyidik kasus dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek pada tahun 2019–2022.​​​

Kapuspenkum Harli Siregar mengatakan bahwa penyidik mendalami dugaan adanya pemufakatan jahat oleh berbagai pihak dengan mengarahkan tim teknis agar membuat kajian teknis terkait pengadaan bantuan peralatan yang berkaitan dengan pendidikan teknologi pada tahun 2020.

“Supaya diarahkan pada penggunaan laptop yang berbasis sistem operasi Chrome,” katanya.

Padahal, penggunaan Chromebook bukanlah suatu kebutuhan. Hal ini karena pada tahun 2019 telah dilakukan uji coba penggunaan 1.000 unit Chromebook oleh Pustekom Kemendikbudristek dan hasilnya tidak efektif.

Dari pengalaman tersebut, tim teknis pun merekomendasikan untuk menggunakan spesifikasi dengan sistem operasi Windows.

Namun, Kemendikbudristek saat itu mengganti kajian tersebut dengan kajian baru yang merekomendasikan untuk menggunakan sistem operasi Chrome.

Dari sisi anggaran, Harli mengungkapkan bahwa pengadaan laptop Chromebook itu menghabiskan dana sebesar Rp9,982 triliun.

Dana triliunan rupiah tersebut terdiri atas Rp3,582 triliun dana satuan pendidikan dan sekitar Rp6,399 triliun berasal dari dana alokasi khusus.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Kampung Haji Indonesia Disetujui Pangeran MBS, Lokasi Hanya 400 Meter dari Masjidil Haram

Ilustrasi: Sejumlah jamaah berjalan memayungi diri. ANTARA/HO - Badan Penyelenggara Haji (BP Haji)

Jakarta, aktual.com – Rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Kota Makkah mendapatkan lampu hijau dari Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS). Proyek ini direncanakan akan dibangun tak jauh dari Masjidil Haram, sebagai bentuk perhatian terhadap jemaah haji asal Indonesia.

Persetujuan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, dalam keterangannya kepada pers saat berada di Brussels, Belgia, Minggu (13/5/2025). Ia menjelaskan bahwa kesepakatan itu merupakan hasil dari lawatan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi yang diawali dengan pertemuan dengan Pangeran MBS di Jeddah.

“Bapak Presiden yang di mana kita mulai berangkat dari Jeddah melakukan beberapa pertemuan. Tapi yang salah satu yang sangat memorable adalah pertemuan dengan Crown Prince Muhammad Bin Salman,” ujar Rosan.

Menurut Rosan, salah satu topik penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah usulan pembangunan sebuah kawasan khusus bagi jemaah haji Indonesia. Lokasi yang diajukan sangat strategis karena hanya berjarak sekitar 400 meter dari Masjidil Haram.

“Yang di mana beliau menyetujui permintaan dari Bapak Presiden untuk menjadikan kampung Indonesia Village yang di mana lokasinya itu tidak terlalu jauh, 400 meter dari Masjidil Haram,” lanjutnya.

Namun demikian, Rosan belum merinci kapan proyek ini akan dimulai. Ia menyebutkan bahwa rencana ini masih dalam tahap kajian dan pembahasan lebih lanjut.

“Jadi itu rencananya yang akan segera kita tindak lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH), Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat untuk membentuk tim bersama. Tim ini akan mengkaji lebih dalam berbagai aspek yang berkaitan dengan realisasi Kampung Haji.

“Kampung Haji itu juga beliau akan membentuk tim untuk mengkaji kemungkinan-kemungkinan yang akan bisa dilakukan oleh pemerintah Saudi dan pemerintah Indonesia. Saya kira itu,” kata Irfan dalam pernyataannya di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (3/5).

Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, atau yang akrab disapa Zulhas, turut menyambut baik rencana pembangunan Kampung Haji tersebut. Ia menyampaikan optimisme bahwa proyek ini akan terealisasi di masa pemerintahan Presiden Prabowo.

“Insyaallah Kampung Haji zaman Pak Prabowo akan terwujud. Insyaallah ya,” kata Zulhas dengan yakin.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

100 Keluarga Terima Kunci Rumah FLPP, bank bjb Mantapkan Sinergi Pemerintah

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Maruar Sirait didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, serta Direktur Utama bank bjb Yusuf Saadudin menyerahkan secara langsung 100 kunci rumah subsidi kepada masyarakat yang memanfaatkan KPR FLPP di Jawa Barat, saat acara penyerahan kunci di GOR Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (13/7/2025). Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Program Nasional 3 Juta Rumah, bank bjb menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada 100 debitur penerima fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Kegiatan ini diselenggarakan berkat sinergi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BP Tapera, dan bank bjb. Program FLPP merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan tetap maupun tidak tetap. ‎ ‎Penyerahan simbolis kunci rumah kepada 100 debitur menjadi langkah strategis dalam mempercepat penyerapan program perumahan bersubsidi, khususnya di wilayah Jawa Barat. Menteri PKP juga menyatakan bahwa Program KPR FLPP di Jawa Barat bisa berhasil berkat dukungan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) serta kerja keras dari pimpinan dan staf Bank bjb. ‎ ‎Aktual/DOK BJB

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

DPR Pastikan Terus Buka Masukan untuk Revisi KUHAP Sebelum Disahkan

Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan sejumlah organisasi dan lembaga terkait revisi KUHAP di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (14/7/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Jakarta, aktual.com – Komisi III DPR RI memastikan untuk terus membuka masukan untuk revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) hingga sebelum disahkan di tingkat Rapat Paripurna DPR RI.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan biasanya jika pembahasan revisi di tingkat panitia kerja (Panja) selesai, maka tidak ada lagi perubahan hingga rapat paripurna.

Namun, dia memastikan bahwa Komisi III DPR akan terus mengevaluasi pasal-pasal yang ada.

“Sangat mungkin kalau sudah disetujui di tingkat pertama, pada paripurna kalau ada usulan perubahan ya masih bisa (diubah) secara faktanya,” kata Habiburokhman saat menggelar rapat dengar pendapat dengan sejumlah organisasi dan lembaga bantuan hukum di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (14/7).

Dia mengatakan bahwa evaluasi berlapis itu bakal dilakukan agar tidak ada kebobolan pasal-pasal yang tidak pas.

Dengan begitu, menurut dia, masyarakat hingga berbagai lembaga, masih terus bisa memberikan masukan sebelum palu sidang rapat paripurna diketuk.

“Selama teman-teman bisa meyakinkan anggota DPR, pimpinan fraksi, masih bisa merubah apa yang sudah diputuskan,” kata dia.

Sejauh ini, menurut dia, Komisi III DPR RI tidak pernah menolak kunjungan dari berbagai organisasi atau lembaga untuk memberikan masukan terhadap revisi KUHAP.

Dia pun ingin agar pembahasan revisi tersebut dilakukan secara terbuka dan transparan.

“Ada yang sudah pernah mengajukan RDPU (rapat dengar pendapat umum) lalu ditolak? Tidak ada. Tadi pagi saya cek lagi, ada lagi nggak yang mengajukan RDPU, tidak ada ya, belum ada. Silakan selama proses ini belum paripurna, kita akan terbuka menerima masukan masyarakat,” kata dia.

Sejauh ini Komisi III DPR RI sudah mulai menggulirkan revisi Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana alias KUHAP.

Adapun Komisi III DPR sudah menyelesaikan tahapan pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) sebanyak 1.676 poin pada Kamis (10/7).

Kini Komisi III DPR sudah memasuki tahapan pembahasan revisi tersebut di tingkat Tim Perumus dan Tim Sinkronisasi untuk memproses perubahan-perubahan yang sudah dilakukan dari tahap pembahasan DIM tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Mahmoud Abbas Serukan Hamas Serahkan Senjata ke Otoritas Palestina

Arsip foto - Presiden Palestina Mahmoud Abbas berpidato pada pertemuan Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) selama dua hari di Kota Ramallah, Tepi Barat, Palestina (23/4/2025). ANTARA/Xinhua/Ayman Nobani/aa.

Ramallah, aktual.com – Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Minggu (13/7) menyerukan agar Hamas menyerahkan persenjataannya kepada Otoritas Palestina (Palestinian Authority/PA).

Dalam pertemuannya dengan mantan perdana menteri Inggris Tony Blair di Amman, ibu kota Yordania, Abbas menyebutkan bahwa “Hamas tidak akan memerintah Gaza di era pascaperang,” demikian dilansir kantor berita resmi Palestina, WAFA.

Abbas menegaskan bahwa satu-satunya solusi yang layak bagi Jalur Gaza adalah penarikan Israel sepenuhnya dari wilayah kantong tersebut dan pemberdayaan Negara Palestina untuk memangku tanggung jawabnya dengan dukungan dari negara-negara Arab dan komunitas internasional.

WAFA mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas perkembangan terbaru di wilayah Palestina, serta perkembangan politik dan kemanusiaan yang berkaitan dengan perang yang masih berlangsung di Jalur Gaza. Abbas menekankan perlunya mencapai gencatan senjata sesegera mungkin, membebaskan semua sandera dan tahanan, serta memastikan masuknya bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke Jalur Gaza.

Dalam pertemuan tersebut, Abbas mengecam langkah-langkah unilateral Israel, termasuk perluasan permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem, serta menolak segala upaya apa pun untuk menganeksasi wilayah Palestina dan serangan berulang kali terhadap situs-situs suci Islam dan Kristen.

Selain itu, dia juga menyerukan dimulainya proses politik untuk mewujudkan solusi dua negara berdasarkan resolusi-resolusi legitimasi internasional dan Inisiatif Perdamaian Arab (Arab Peace Initiative), dengan mengusulkan penyelenggaraan konferensi perdamaian internasional di New York guna mencapai tujuan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain