13 April 2026
Beranda blog Halaman 84

Prabowo Subianto Panggil Menteri Bahas Efisiensi Anggaran dan Kondisi APBN

Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3) sore.

Airlangga mengatakan salah satu hal yang akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo dalam rapat terbatas tersebut mengenai efisiensi kementerian/lembaga.

“Kalau kemarin kan kami sudah rakortas, terkait dengan efisiensi. Itu salah satu yang mau dilaporkan,” ucap Airlangga menjawab pertanyaan wartawan sesaat setelah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan.

Dia tidak menjelaskan lebih jauh mengenai efisiensi kementerian/lembaga yang dimaksud. Namun, dirinya mengungkapkan pemerintah juga tengah menghitung skema pengaturan work from anywhere (WFA) sebagai bagian dari langkah efisiensi itu.

“Itu juga termasuk yang kita hitung,” kata dia.

Sementara itu, Purbaya menyebut rapat terbatas dengan Presiden Prabowo akan membahas tentang kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Ya kita antisipasi mungkin subsidi berapa, kondisi APBN seperti apa. Itu yang harus diantisipasi. Tapi saya enggak tahu meeting detailnya apa,” kata dia.

Terkait efisiensi, Purbaya mengatakan pihaknya tengah menyiapkan langkah pemotongan anggaran kementerian/lembaga dengan mempertimbangkan penundaan sejumlah belanja yang dinilai tidak berdampak cepat terhadap pertumbuhan ekonomi.

Efisiensi anggaran, kata dia, akan diarahkan pada pengeluaran yang dapat ditunda sementara waktu, seperti kegiatan rapat yang dinilai tidak efektif.

“(Contohnya) macam-macam. Rapat yang enggak jelas, atau kebijakan yang dampaknya lambat atau kebijakan yang dampaknya lambat atau tidak banyak ke pertumbuhan ekonomi,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Tol Cikopo-Palimanan Dipadati 41 Ribu Kendaraan di H-2 Lebaran

Arus lalu lintas Tol Cipali yang diterapkan one way pada Kamis pagi. ANTARA/HO-Astra Tol Cipali
Arus lalu lintas Tol Cipali yang diterapkan one way pada Kamis pagi. ANTARA/HO-Astra Tol Cipali

Subang, aktual.com – Pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan mencatat sekitar 41 ribu kendaraan melintasi ruas jalan Tol Cipali selama delapan jam memasuki H-2 Lebaran atau pada Kamis pagi.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo dalam keterangannya di Subang, Jabar, Kamis menyampaikan hingga Kamis (19/3) pagi arus lalu lintas one way di ruas Tol Cipali terpantau konsisten dengan kondisi ramai lancar, meski terdapat perlambatan di beberapa titik.

Berdasarkan data periode pukul 00.00 WIB hingga 08.00 WIB, tercatat sekitar 41 ribu kendaraan telah melintasi ruas jalan Tol Cipali melewati eks Gerbang Tol Cikopo ke arah Cirebon.

Angka kendaraan yang melintas itu meningkat 1 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya, dengan rata-rata volume mencapai 5.200 kendaraan per jam.

Ia menyampaikan, untuk analisa penyebab pelambatan di beberapa titik di ruas Tol Cipali pada Kamis pagi ini, setelah diidentifikasi, kondisi itu terjadi akibat meningkatnya jumlah kendaraan yang berhenti di bahu jalan.

Atas hal tersebut, petugas Astra Tol Cipali bersama pihak kepolisian terus melakukan penanganan di lapangan untuk kendaraan yang mengalami kendala.

Petugas juga mengarahkan pengguna jalan agar tidak beristirahat di bahu jalan, karena sangat berisiko bagi keselamatan perjalanan.

“Kami sangat menyarankan pengguna jalan untuk memanfaatkan gerbang tol terdekat sebagai alternatif tempat beristirahat jika kapasitas rest area penuh,” katanya.

Astra Tol Cipali menjamin, beristirahat di luar area jalan tol tidak akan dikenai biaya tambahan, mengingat sistem transaksi tertutup di jaringan Tol Trans-Jawa menghitung tarif berdasarkan jarak tempuh perjalanan (akumulasi per kilometer).

Astra Tol Cipali mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, memastikan kondisi fisik dalam keadaan bugar, serta kesiapan kendaraan yang prima.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Pemprov DKI Jakarta Imbau Warga Waspada Cuaca Panas Ekstrem, Ini Langkah Pencegahannya

Ilustrasi Cuaca panas. ANTARA/Sizuka

Jakarta, aktual.com – Masyarakat DKI Jakarta diimbau mewaspadai dan menerapkan langkah pencegahan agar terhindar dari risiko kesehatan di tengah cuaca panas ekstrem.

Imbauan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disampaikan melalui Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim di Jakarta, Kamis (19/3).

“Kami memahami keluhan warga yang dirasakan langsung, termasuk ketidaknyamanan beraktivitas di luar ruangan, panas yang terasa hingga sore hari serta dampak pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, pekerja luar ruangan dan penyandang kondisi kesehatan tertentu,” katanya.

Chico mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo juga telah mengingatkan tentang prakiraan BMKG bahwa ibu kota akan dilanda panas ekstrem dalam beberapa hari.

Untuk itu, Pramono meminta agar masyarakat tidak khawatir berlebihan dan tetap melakukan langkah pencegahan agar terhindar dari risiko kesehatan di tengah peringatan cuaca panas ekstrem.

Chico mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan BMKG untuk pemantauan harian dan peringatan dini.

Pemprov DKI Jakarta juga memantau perkembangan cuaca menjelang periode mendatang agar langkah antisipasi dapat disesuaikan secara cepat.

“Kami pun mengajak seluruh warga Jakarta untuk saling mengingatkan dan menjaga kesehatan bersama,” kata Chico.

Berikut langkah yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk menghadapi cuaca panas ekstrem:

1. Tingkatkan asupan cairan dengan minum air putih minimal 8-10 gelas sehari, lebih banyak lagi saat beraktivitas di luar atau merasa haus berlebih. Hindari minuman berkafein dan beralkohol yang dapat mempercepat dehidrasi.

2. Batasi aktivitas luar ruangan pada jam puncak panas (sekitar pukul 10.00-15.00 WIB). Jika harus beraktivitas, gunakan pelindung seperti topi, payung, pakaian berwarna terang dan longgar, kacamata hitam serta tabir surya SPF minimal 30.

3. Perhatikan kelompok rentan yakni lansia, balita, pekerja outdoor dan penderita penyakit kronis seperti jantung, diabetes dan lain-lain. Pastikan mereka berada di tempat teduh dan sejuk sebisa mungkin.

4. Kenali gejala bahaya panas: Pusing berat, mual, muntah, lemas ekstrem, kulit kering dan panas atau kejang. Segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat atau hubungi 112 untuk bantuan darurat.

5. Koordinasi lintas instansi: BPBD DKI Jakarta, Dinas Kesehatan, Wali Kota Administrasi serta lurah dan camat se-DKI telah diinstruksikan memperkuat sosialisasi melalui RT/RW, serta monitoring kesehatan di Puskesmas dan Posyandu.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Qatar Kecam Serangan Israel ke Ladang Gas South Pars

Seorang warga menyaksikan lampu hias yang terpasang di pinggir jalan Doha, Qatar, Jumat (27/2/2026). Lampu hias dengan beragam bentuk itu terpasang di berbagai sudut Kota Doha selama bulan Ramadhan. ANTARA FOTO/Xinhua/Nikku/tom.
Seorang warga menyaksikan lampu hias yang terpasang di pinggir jalan Doha, Qatar, Jumat (27/2/2026). Lampu hias dengan beragam bentuk itu terpasang di berbagai sudut Kota Doha selama bulan Ramadhan. ANTARA FOTO/Xinhua/Nikku/tom.

Doha, aktual.com – Kementerian Luar Negeri Qatar pada Rabu (18/3) menggambarkan serangan Israel terhadap ladang gas utama mereka bersama Iran sebagai “langkah berbahaya dan tidak bertanggung jawab.”

“Penargetan Israel terhadap fasilitas-fasilitas yang terkait dengan ladang South Pars Iran, perpanjangan dari Ladang Utara Qatar, adalah sebuah langkah yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab di tengah eskalasi militer di kawasan saat ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, di platform X.

Ia memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi merupakan “ancaman terhadap keamanan energi global, dan rakyat di kawasan tersebut dan lingkungannya”.

Kemenlu Qatar mendesak pihak-pihak yang berkonflik untuk menghindari serangan terhadap infrastruktur vital, menahan diri, mematuhi hukum internasional, dan mengambil langkah-langkah untuk meredakan krisis di kawasan.

Sebelumnya pada hari itu, kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Israel dan Amerika Serikat menyerang fasilitas energi di ladang gas South Pars, yang terbesar di Iran. Mereka juga menyerang zona industri Asaluyeh, yang menjadi lokasi pemrosesan gas.

Kebakaran dilaporkan terjadi di Asaluyeh setelah tangki penyimpanan dan fasilitas pengolahan terkena serangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

Ilustrasi- Jamaah Haji sedang berada di sekitar Kabah

Jeddah, aktual.com – Kerajaan Arab Saudi menetapkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Menurut istana kerajaan pada Rabu (18/3), Mahkamah Agung telah memutuskan bahwa Kamis adalah hari terakhir bulan Ramadhan sehingga Jumat menjadi hari pertama Idul Fitri tahun ini.

Mahkamah Agung juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada Pelayan Dua Kota Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota Muhammad bin Salman, serta seluruh warga negara, penduduk, dan umat Islam.

Mahkamah Agung juga mendoakan agar Allah Yang Maha Kuasa menerima seluruh ibadah umat Muslim selama Ramadhan dan menjaga keamanan, stabilitas, dan kemakmuran Kerajaan Saudi.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

DPR Desak Aparat Ungkap Aktor Intelektual di Balik Serangan Air Keras Aktivis KontraS

Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion di Kompleks Parlemen, Jakarta. ANTARA/HO-DPR RI
Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion di Kompleks Parlemen, Jakarta. ANTARA/HO-DPR RI

Jakarta, aktual.com – Anggota Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Mafirion meminta aparat penegak hukum untuk mengungkap aktor intelektual di balik serangan air keras terhadap Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS Andrie Yunus.

Mafirion mengatakan desakan tersebut muncul setelah Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengungkap bahwa empat orang terduga pelaku penyerangan merupakan anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

“Tanpa mengungkap siapa yang memerintah dan apa motif di balik aksi tersebut, penegakan hukum hanya akan menyentuh permukaan tanpa menyelesaikan akar persoalan,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (19/3).

Ia juga mengapresiasi keberanian TNI mengungkap keterlibatan anggotanya dan mengingatkan proses hukum tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan.

“Kami mengapresiasi pengungkapan pelaku. Namun, penanganan kasus ini tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan semata. Aparat harus mengungkap siapa aktor intelektual dan membuka motif aksi kekerasan ini secara terang benderang. Keadilan substantif hanya bisa tercapai jika pusat kendalinya terbongkar,” ujarnya.

Keterlibatan anggota intelijen negara dalam serangan terhadap pembela HAM, ucap Mafirion, merupakan alarm bahaya bagi demokrasi Indonesia.

Ia mencurigai adanya upaya sistematis untuk membungkam kerja-kerja advokasi kemanusiaan melalui praktik teror yang terorganisasi.

“Fakta bahwa pelaku berasal dari institusi negara menunjukkan masih adanya ancaman nyata terhadap penegakan HAM dari pihak yang seharusnya menjadi pelindung. Motifnya harus dibuka, apakah ini bentuk intimidasi terstruktur terhadap aktivis? Negara tidak boleh kalah oleh praktik teror yang mengancam kebebasan sipil,” ucapnya.

Mafirion menyampaikan apabila negara gagal menyentuh “tangan-tangan” di balik para pelaku maka publik akan terus mempertanyakan komitmen pemerintah dalam melindungi warganya.

Oleh karena itu, ia meminta para pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya guna memberikan efek jera yang kuat bagi siapa pun yang berniat merusak ruang demokrasi.

“Sudah saatnya negara menunjukkan keberanian, bukan sekadar prosedur. Aparat wajib menelusuri siapa yang memerintah, membiayai, dan diuntungkan. Jika gagal mengungkap dalangnya, maka publik berhak bertanya: ada apa di balik diamnya kekuasaan? Keadilan tidak boleh berhenti di permukaan,” ujar Mafirion.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain