Jakarta, Aktual.co — Perusahaan properti Paramount Land menjajal pasar Semarang dengan meluncurkan dua tipe hunian, yaitu Pramount Village dan Paramount Square, yang akan dibangun di kawasan Simongan, Semarang Barat.

“Kota Semarang merupakan kota pertama yang kami jajaki di luar Jakarta, selama ini memang kami hanya berkonsetrasi di pasar Jakarta salah satunya pada proyek Gading Serpong,” kata Presiden Direktur Paramount Land Ervan Adi Nugroho di Semarang, Selasa (9/6).

Menurut dia, perluasan pasar yang dilakukan di luar kota Jakarta merupakan upaya dari target penjualan properti milik Paramount Land pada 2015.

“Kami ingin agar 65 persen penjualan Paramount Land berasal dari Jakarta, sedangkan sisanya berasal dari kota-kota lain. Oleh karena itu, Semarang ini menjadi yang pertama yang kami pilih,” katanya.

Dipilihnya Semarang, katanya, karena salah satu kota dengan jumlah penduduk terpadat setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan.

Selain itu, berdasarkan data statistik, Kota Semarang dikelilingi oleh daerah dengan kondisi ekonomi cukup baik dan dihuni oleh banyak penduduk.

“Sesuai dengan kondisi geografis, Kota Semarang ini dikelilingi oleh Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, dan Purwodadi. Jika digabungkan menjadi satu, ada sekitar enam juta penduduk yang bisa menjadi segmentasi pasar bagi kami,” katanya.

Managing Director Paramount Land Andreas Nawawi mengaku optimistis penjualan properti di Semarang akan baik.

(Eka)