Pekanbaru, Aktual.com – Harga sawit Riau kembali mengalami kenaikan lebih dipicu oleh ketatnya pasokan di negara-negara produsen seperti Malaysia, dan baru-baru ini Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) melaporkan stok bulan April naik 7,1 persen dibanding bulan sebelumnya menjadi 1,55 juta ton.

“Di saat yang sama produksi CPO juga naik 7 persen dibanding bulan sebelumnya menjadi 1,52 juta ton. Ekspor minyak sawit naik 12,6 persen menjadi 1,34 juta ton di bulan April jika mengacu pada data MPOB,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja di Pekanbaru, Selasa (18/5).

Namun menurut dia, berbeda dengan ekspektasi analis yang disurvei Reuters. Stok diperkirakan turun 0,27 persen menjadi 1,44 juta ton. Produksi naik 8,9 persen menjadi 1,55 juta ton dan ekspor meningkat 10 persen menjadi 1,3 juta ton.

Ia menyebutkan, naiknya harga TBS minggu ini karena harga komoditas minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) berhasil menguat kembali pekan ini meski hanya diperdagangkan selama tiga hari.

“Harga kontrak CPO pengiriman Juli saat ini berada di level harga RM 4.506/ton atau melesat 1,78 persen dan berhasil menyentuh level tertinggi barunya dalam 13 tahun terakhir,” katanya.

Sedangkan faktor internal pemicu naiknya harga TBS periode ini adalah akibat kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Untuk harga jual CPO, dari PT. PTPN V mengalami kenaikan harga sebesar Rp367,10/Kg, dari PT. Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp345,30/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp257,20/Kg dari harga minggu lalu.

Sedangkan untuk harga jual Kernel, dari PT. Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp50/Kg, dari PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan harga sebesar Rp2,27/Kg dari harga minggu lalu.

Ia menyebutkan, harga sawit Riau umur tiga tahun Rp1.959,47/kg, umur empat tahun Rp2.119,32/kg umur lim tahun Rp2.312,84/kg, umur enam Rp2.367,98/kg, umur tujuh tahun Rp2.460,42/kg, dan umur 10-20 tahun Rp2.646,15/kg, umur 21 tahun Rp 2.535,62/kg, umur 25 tahun Rp2.351,05/kg, dengan indeks K : 90,49 persen. Harga CPO Rp11.523,75/kg, Indeks K : 90,49 persen.

(Warto'i)