Jakarta, aktual.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengumumkan awal Syawal 1440 Hijriyah, jatuh pada Rabu (5/6).

Hal tersebut disampaikan PBNU melalui surat pemberitahuan bernomor 3547/C.1.34/06/2019, yang ditujukan kepada pengurus PWNU dan PCNU se-Indonesia.

Menurut surat pemberitahuan itu, keputusan menentukan awal Syawal ini berdasarkan pemantauan bulan atau rukyatul hilal yang dilakukan pada hari ini, Senin (3/6/) di beberapa titik lokasi yang sudah ditentukan.

Surat pemberitahuan itu juga ditanda tangani oleh Ketum PBNU KH. Said Agil Siraj, Sekjen Helmy Faishal Zaini, Pejabat Rais Aam KH. Miftahul Akhyar dan Katib Aam KH. Yahya Cholil Staquf.

(Zaenal Arifin)