Jakarta, Aktual.co —Jajaran pegawai Pemprov DKI sudah diwanti-wanti untuk jangan membolos pada hari Senin 20 Oktober nanti saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo – Jusuf Kalla.
Kata pelaksana tugas (plt) Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tidak ada alasan bagi pegawai untuk bolos kerja, karena hari pelantikan mantan orang nomor satu di jajaran Pemprov DKI itu bukan hari libur.
“Kan bukan tanggal merah, tetap berjalan seperti biasa, kerja ya kerja,” ujar Ahok di Balai Kota, Jumat (17/10).
Jika ada pegawai yang membolos, ia tidak segan untuk memberikan sanksi.
“Surat teguran kita kasih kalau misal enggak masuk alasannya enggak jelas,” tambahnya.
Kinerja pemprov, ujarnya, tidak akan terpengaruh dengan adanya pawai yang dilakukan relawan Jokowi-JK.
Dia hanya mengimbau pegawai pemprov bisa datang lebih pagi ke kantor karena diperkirakan akan terjadi kemacetan dan pengalihan arus lalu lintas saat pawai berlangsung.
“Pawainya kan dari siang sampai sore. Kalau pulang kerja jam 5-6 sore, tanya polisi deh,” ujarnya.
Sebagai informasi, pada tanggal 20 Oktober nanti, Jokowi-JK akan dilantik di gedung DPR/MPR, Senayan pukul 10.00 WIB. 
Seusai dilantik dan melakukan pidato pertamanya sebagai presiden, Jokowi akan diarak atau kirab oleh puluhan ribu relawan dan mengantarkannya ke Istana Negara diiringi oleh atraksi kesenian.

()