Kuala Lumpur, Aktual.com – Pemerintah Malaysia menetapkan Anggaran 2023 dengan nilai total 372,3 miliar ringgit (RM) atau sekitar Rp1.220,42 triliun.

Nilai tersebut meningkat signifikan jika dibandingkan dengan alokasi Anggaran 2022 sebesar RM332 miliar (sekitar Rp 1.088,31 triliun) dan Anggaran 2021 yang mencapai RM322 miliar (sekitar Rp1.055,54 triliun), kata Menteri Keuangan Malaysia Tengku Datuk Seri Utama Zafrul saat menyampaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran 2023 di Dewan Rakyat, Jumat (7/10).

Dalam RUU Anggaran 2023 bertema “Anggaran 2023: Keluarga Malaysia, Makmur Bersama” itu, dia mengatakan Anggaran 2023 diusulkan untuk Belanja Manajemen sebesar RM272,3 miliar (sekitar Rp892.61 triliun), Belanja Pembangunan sebesar RM95 miliar (sekitar Rp311,42 triliun), dan RM5 miliar (sekitar Rp16,39 triliun) untuk Dana COVID-19.

Selain itu, Zafrul mengatakan sebanyak RM2 miliar (sekitar Rp6,56 triliun) disediakan sebagai Cadangan Kontingensi.

Menteri menjelaskan Anggaran 2023 Malaysia akan berpedoman pada 3R (Responsif, Bertanggung jawab, Reformis) terhadap setiap tantangan dan melalui bantuan komprehensif kepada Keluarga Malaysia, tidak hanya kelompok B40 (terendah 40 persen) tetapi juga M40 (pertengahan 40 persen), perempuan, pemuda, penyandang cacat dan semua lapisan masyarakat.

Selain itu, dia mengatakan Anggaran 2023 bertanggung jawab untuk menyeimbangkan kebijakan fiskal yang berkembang dengan melaksanakan reformasi fiskal menuju kesinambungan keuangan Pemerintah dalam jangka panjang. Anggaran itu juga bertanggung jawab untuk membangun ketahanan negara untuk menghadapi krisis di masa depan.

Anggaran 2023 adalah reformis yang mengambil kesempatan untuk mengubah lanskap pembangunan negara menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan sekaligus mendukung industri nasional yang kuat melalui investasi strategis, kata Zafrul.

Pemerintah Malaysia telah menerbitkan Pernyataan Pra-Anggaran 2023 dan menerbitkan enam makalah konsultasi publik serta berbagai sesi pelibatan.

Menurut dia, Anggaran tersebut tidak dirancang untuk kelompok tertentu saja, tetapi semua ide yang telah dikumpulkan, telah diteliti dan dicampur menjadi satu yaitu Anggaran 2023 yang diilhami oleh Keluarga Malaysia.

Menteri mengatakan Anggaran 2023 akan menjamin kesejahteraan rakyat, kelangsungan usaha, kemakmuran ekonomi, efisiensi Pemerintah, dan jasa.

(Antara)

(As'ad Syamsul Abidin)