Jakarta, Aktual.co —Pengamat politik Universitas Indonesia Arbi Sanit menyayangkan keputusan Presiden Joko Widodo yang menampung elit-elit parpol yang menurutnya telah gagal di DPR untuk memenangkan kepentingan pemerintahan saat ini di dalam kabinet. 
Adapun orang-orang yang dianggap Arbi telah gagal dalam memperjuangkan kepentingan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di DPR yakni Puan Maharani, Marwan Djafar, dan Hanif Dhakiri. 
Menurutnya keberadaan sosok-sosok dari kalangan parpol itu di kabinet justru akan menjadi beban untuk pemerintahan Jokowi ke depan.
Kata Arbi, dengan Jokowi yang hanya menang tipis atas Prabowo Subianto saja itu sudah berat untuk menjalankan pemerintahan. 
Lalu masih ditambah lagi dengan keputusannya mengambil elit-elit partai dari DPR sebagai menteri.
“Di DPR saja mereka sudah gagal gol-kan kepentingan Jokowi dan pemerintahannya. Masak sekarang justru ditampung di pemerintahan? Mereka akan menjadi gandul atau beban pemerintahan.”
Dengan semua fakta ini, Arbi pun yakin bahwa para menteri-menteri seperti itulah yang justru akan menjadi orang pertama yang merontokkan legitimasi presiden.
“Itu berarti legitimasi pemerintah juga turun dan merosot. Sebagai pemerintahan baru, mengalami penurunan legitimasi  di awal sangat berbahaya.Jokowi tidak akan merasakan bulan madu politik karena di awal akan langsung terjadi krisis.” 

(Wisnu)

()