Jakarta, Aktual.co — Pelatih cabang olahraga (cabor) angkat besi Indonesia, Dirja Wihardja berharap, agar Kementerian yang khusus menangani olahraga di era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), harus benar-benar mempunyai semangat untuk memajukan olahraga di Tanah Air.

“Mudah-mudahan pemerintah kedepan bisa lebih baik mengurus olahraga Indonesia,” harap Dirja ketika ditemui di sekretariat Pengurus Besar Persatauan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB Pabsi), Jakarta, Selasa (21/10).

Selain itu Dirja juga menghimbau agar para ‘stakeholders’ (pemangku kebijakan) olahraga nantinya, harus saling bekerjasama.

“Pemerintah Jokowi harus bisa mengoptimalisasi lembaga-lembaga olahraga. Jangan ada lagi perdebatan yang tidak jelas,” pintanya.

Menurut Dirja, perseteruan yang kini menjadi polemik antara Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), memang tidak berdampak besar bagi cabor yang dia kelola.

Namun, dikatakan Dirja, permasalahan tersebut akhirnya berimbas pada program-program seperti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) olahraga yang telah ditetapkan.

Seperti yang dialami oleh cabor angkat besi sekarang. Karena perdebatan tersebut, persiapan teknis para atlet angkat besi untuk mengikuti kejuaraan dunia di Kazakstan pada awal November nanti, jadi terganggu.

“Hingga saat ini, pendanaan untuk membeli tiket pesawat para atlet, visa, dan lainnya masih belum bisa terpenuhi,” tutupnya.

Pada kejuaraan dunia yang berlangsung pada 4-16 November, Pabsi mengirimkan empat atlet wanita dan tujuh atlet pria.

()

()