Jakarta, Aktual.com — Bidang Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, akan memperkenalkan sebanyak 70 benda cagar budaya milik daerah itu saat pameran dalam rangka memperingati hari jadi ke-13 daerah itu pada bulan Februari 2016.

“Sebanyak 70 benda cagar budaya ini akan kita ikutkan saat pameran hari ulang tahun (HUT) Mukomuko,” kata Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Yulia Reni, kepada jurnalis media, di Mukomuko, Jumat (15/1).

Ia mengatakan, instansi itu baru pertama kali ini akan mengikutsertakan benda cagar budaya pada pameran hari jadi kabupaten tersebut.

Ia berharap, pameran cagar budaya ini dapat menumbuh nilai kebudayaan bagi warga masyarakat yang menyaksikan peninggalan benda kuno dari daerah itu.

Ia menyebutkan, sebanyak 70 cagar budaya di daerah ini. Puluhan cagar budaya itu terdiri dari dari bangunan Masjid, rumah adat, bangunan kuburan, keris, tombak, dan benda peninggalan lainnya.

Namun, kata ia, tidak seluruh benda cagar budaya ini dipamerkan, hanya benda yang kecil yang bisa di bawa. Seperti kuburan dan masjid cukup fotonya saja.

Dikatakannya, jumlah cagar budaya di daerah itu cukup banyak tetapi beberapa diantaranya sudah bukan lagi cagar budaya karena telah direnovasi.

“Seperti salah satunya Masjid Jamik Al-Fallah bukan lagi cagar budaya karena sudah direnovasi dari bentuk aslinya,” ujarnya.

Ia mengatakan, kemungkinan masih ada lagi benda sejarah yang bisa ditetapkan sebagai cagar budaya, tetapi masih disimpan oleh masyarakat di daerah itu.

Usia benda cagar budaya itu, sebutnya, berumur diatas 50 tahun. Belum pernah direnovasi atau masih bentuk aslinya, dan benda objek yang ditetapkan sebagai cagar budaya memiliki karakteristik dan nilai sejarah,” ujarnya.

()