Jakarta, Aktual.com – Pendidik dan Pendiri Komunitas Keluarga Kita, Najella Shihab mengatakan, untuk menghindar stres, warga Jakarta saat harus bekerja di rumah sebaiknya memperbanyak informasi positif terkait pandemik COVID-19.

“Perbanyak berita dan info positif mengenai COVID-19 untuk membangkitkan optimisme saat bekerja di rumah,” kata Najella dalam bincang-bincang virtual yang diselenggarakan PT Procter & Gamble Home Products, Minggu (10/5).

Najella mengatakan, di era terbuka saat ini banyak berita dan informasi mengenai COVID-19. Sebagian diantaranya menimbulkan rasa pesimis, namun banyak juga yang membangkitkan semangat.

Mengingat dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagian besar waktu banyak dihabiskan bersama keluarga. Agar tidak stres sebaiknya memperbanyak berita-berita yang positif dan membangkitkan semangat.

Najella mengatakan, penting juga selama bekerja di rumah menyediakan ruang khusus agar tidak saling mengganggu antara urusan kantor dengan keluarga.

Najella juga mengatakan pentingnya untuk membuat program dengan keluarga yang berbeda-beda agar selalu tersedia aktivitas dan kegiatan yang lebih beragam untuk menghilangkan rasa jenuh.

Sedangkan Dinda Kusumawardani selaku Corporate Communication Manager P&G Indonesia mengatakan, di tengah pandemik menuntut agar semua orang dapat beradaptasi terhadap berbagai perubahan, terutama di bulan Ramadan yang merupakan momentum untuk berkumpul dengan keluarga dan orang-orang yang disayangi.

“Ramadhan 2020 pasti akan menjadi sebuah bulan yang spesial dan tidak akan bisa dilupakan oleh semua orang, karena sebagian besar dari kita diharuskan untuk tetap berada di rumah dan membatasi aktivitas fisik serta sosial di luar rumah,” kata Dinda.

Terkait hal itu P&G Indonesia menggelar kampanye #MaafibuDiHidupku menerima beragam respon dan komentar positif dari netizen Indonesia. Sejak peluncuran video perdananya pada 23 April lalu, hingga kini telah memiliki sebanyak lebih dari 23 juta penonton melalui saluran Youtube.

 

Antara

(As'ad Syamsul Abidin)