Logo Jamsostek. ANTARA/HO-Humas BPJAMSOSTEK
Logo Jamsostek. ANTARA/HO-Humas BPJAMSOSTEK

Jakarta, aktual.com – BPJamsostek dinilai memiliki perencanaan yang bagus untuk perluasan manfaat pesertanya ke depan dengan potensi penempatan investasi berstatus jelas, kata pengamat pasar modal Rudiyanto.

Rudiyanto dalam informasi tertulis Rabu (29/1) menjelaskan, pengelolaan dana investasi BPJamsostek yang aman di bursa saham akan stabil perolehan keuntungannya untuk perseroan.

“Karena tadi itu ya, jika memang investasi BPJamsostek statusnya LQ45, bakal taraf aman dan selalu stabil pendapatan perputaran investasinya. Malah mungkin saja naik berkala,” ujar Rudiyanto.

Rudiyanto berharap, dengan imbal balik investasi yang relatif stabil nilainya, bahkan mungkin dapat cenderung naik berkala, dapat disalurkan guna penambahan manfaat peserta, terutama di Jaminan Hari Tua (JHT).

Sebelumnya, Direktur Pengembangan Investasi BPJamsostek Amran Nasution telah memberikan kepastian bahwa status dana investasi perusahaannya aman.

Amran mengungkapkan, pengelolaan dana investasi BPJamsostek dilakukan berdasarkan regulasi berlaku serta bersandar pada prinsip good corporate governance.

Amran menyebutkan, mayoritas investasi BPJamsostek di pasar modal berstatus LQ45 atau Blue Chip sehingga dijamin jelas hasil keuntungannya dan bukan saham “gorengan”.

BPJamsostek meraih hasil laba investasi pada tahun 2018 yaitu sebesar Rp29,2 triliun atau meningkat 6,9 persen secara year on year.

(Eko Priyanto)