Jakarta, Aktual.com – Kunjungan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim ke Indonesia menghasilkan beberapa kesepakatan kerjasama dalam berbagai bidang di antaranya ketertarikan Malaysia untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan memperkuat ASEAN. Di mana pada tahun 2023 ini, Indonesia resmi terpilih menjadi Ketua ASEAN.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik ketertarikan para investor Malaysia untuk menanamkan modalnya pada pembangunan IKN. Ia menyebut bahwa terdapat sebelas letter of intent yang telah ditandatangani oleh sektor swasta Malaysia dalam partisipasi pembangunan IKN.

Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah menyampaikan tidak heran jika IKN menjadi daya tarik banyak investor, termasuk para pengusaha dari negara Malaysia.

“Saya selalu menyampaikan bahwa investasi di IKN itu selalu menarik, jadi gak heran kalau akan banyak investor yang mau masuk, yang penting adalah pemerintah harus bergerak terlebih dahulu merealisasi investasi yang memang jadi jatahnya pemerintah membangun infrastruktur dasar dan juga membangun Gedung-gedung pemerintah,” ujar Piter, Kamis (12/1/2023).

“Kalau itu sudah dibangun, maka BUMN dan swasta bisa merealisasikan investasi mereka, termasuk bagi Malaysia,” sambungnya.

Menurutnya secara ekonomi kerja sama kedua negara tersebut dapat saling menguntungkan. Lokasi IKN di Pulau Kalimantan yang secara geografis berbatasan langsung dengan Malaysia berpotensi menciptakan pertumbuhan ekonomi baru.

“Malaysia bisa mendapatkan manfaat yang banyak bila IKN benar-benar dibangun dan kemudian menjadi pusat pertumbuhan baru di Kalimantan. Malaysia bisa memanfaatkan pasar Kalimantan untuk mendorong perekonomian di Sabah dan Serawak,” ucapnya.

Sementara itu, keuntungan bagi Indonesia kata Piter dukungan Malaysia akan berdampak positif terhadap keyakinan bagi para investor untuk segera merealisasikan investasinya.

“Meyakinkan semua investor bahwa proyek IKN ini benar-benar akan jalan,” ungkapnya.

Selain itu, secara hubungan yang hangat dengan Malaysia dinilai akan memperkuat peran ASEAN mewujudkan perdamaian, stabilitas kawasan dan kesejahteraan.

“Stabilitas politik ASEAN sudah cukup teruji. Sementara kerjasama ekonomi juga sudah ikut membantu pertumbuhan ekonomi di masing-masing negara ASEAN,” jelas Piter.

Sebelumnya Anwar Ibrahim dalam kunjungannya ke Indonesia menyampaikan bahwa Malaysia menunjukkan sikap terbuka dengan memberikan dukungan terhadap pembangunan IKN di Provinsi Kalimantan Timur.

Anwar Ibrahim meyakini pembangunan IKN akan memberikan manfaat positif baik bagi Indonesia maupun Malaysia.

“Oleh itu, kita ambil pendekatan yang positif yaitu mencari jalan supaya pertumbuhan Ibu Kota Negara Nusantara itu akan juga memberi manfaat kepada wilayah yang termasuk Sarawak dan Sabah,” ucap Anwar Ibrahim.

Selain kerjasama di atas, Indonesia dan Malaysia juga menyepakati sejumlah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bidang lainnya seperti bidang perkapalan, pembiayaan ekspor impor, energi hijau, pengembangan industri baterai dan lain sebagainya.

(Tino Oktaviano)