Pengamat Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia Saiful Anam dalam dialog webinar "Kasak Kusuk Reshuffle" yang diselenggarakan Aktual.com, Selasa (24/5).

Jakarta, Aktual.com – Pengamat Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia Saiful Anam mengatakan saat ini pemerintahan Presiden Jokowi perlu melakukan reshuffle demi menjaga kualitas dan kuantitas kebijakan yang akan diselesaikannya.

“Saya kira sangat-sangat perlu sekali”, kata Saiful Anam dalam dialog webinar “Kasak Kusuk Reshuffle” yang diselenggarakan Aktual.com, Selasa (24/5).

Menurutnya ada tiga hal yang menjadi penyebab perlunya Presiden perlu melakukan reshuffle atau tidak.

“Pertama, salah satunya adalah (menteri yang) sibuk dengan masalah pencapresan atau soal yang berkaitan dengan pribadi pribadinya,” ujarnya.

Kedua, menteri-menteri yang banyak disorot oleh publik karena kinerjanya yang tidak optimal. Dan ketiga, menteri-menteri yang kinerjanya tidak optimal dan publik tidak terpuaskan dengan kinerjanya tersebut.

Saiful Anam menuturkan beberapa Pejabat Kementerian yang dianggap tidak kompeten dan mendapat kritikan dari publik mestinya mengundurkan diri dari jabatan yang diembannya, seperti Menteri Kesehatan, Perdagangan dan Pertanian.

“Jadi sebelum adanya kritikan massif dari masyarakat, sebaiknya yang bersangkutan tahu diri untuk kemudian mengundurkan diri dari jabatan yang disandangnya”, tuturnya.

Saiful Anam melanjutkan bahwa proses reshuffle ini akan meningkatkan tingkat kepercayaan publik terhadap presiden Jokowi.

“Saya kira masih ada waktu bagi Presiden Jokowi untuk memperbaiki dirinya dan kinerja Kementeriannya, karena di Indonesia ini banyak sekali orang hebat”.

(Dede Eka Nurdiansyah)