“Dia merasa sabar ketika saat akan disembelih oleh Nabi Ibrahim as yang merupakan ayahnya,” kata dia.

Selanjutnya, momentum Hari Raya Idul Adha setiap umat muslim didorong memiliki kekuatan ilmu pengetahuan yang kuat dan luas serta tidak hanya sebatas memperoleh predikat gelar akademik saja.

Kekuatan keempat, katanya, setiap umat Islam wajib menjaga ukhuwah islamiyah yang harus dirawat dan dijaga. Tujuannya yaitu memperkokoh kekuatan kaum muslim dalam menghadapi berbagai persoalan.

“Kita memiliki kekuatan besar dalam menghadapi masalah umat muslim, oleh karena itu ukhuwah islamiyah penting dijaga,” katanya.

Terakhir, umat muslim diminta untuk mencontoh kekuatan ekonomi dari pribadi dan keluarga Nabi Ibrahim AS dalam kehidupan sehari-hari.

Kisah Nabi Ibrahim AS merupakan contoh pribadi yang tidak ingin melakukan perbuatan atau tindakan salah demi memenuhi kebutuhan hidup.

Bahkan, dalam kondisi tersulit pun setiap muslim diharuskan mencari rezeki yang halal tanpa melakukan perbuatan berlawanan dengan nilai-nilai agama.

(Abdul Hamid)