Makassar, Aktual.com – PT PLN (persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar menggelar penyalaan serentak 75 pelanggan listrik gratis dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75.

“Penyalaan listrik 75 pelanggan tersebut melalui program Light Up The Dream dan CSR,” kata Humas PLN UIW Sulselrabar, Eko Wahyu Pransongko di Makassar, Senin(17/8).

Light Up The Dream merupakan program bantuan sosial dari setiap karyawan PLN yang menyisihkan pendapatannya untuk membantu saudara-saudara kita di berbagai daerah yang rumahnya belum berlistrik.

Penyalaan listrik dengan total 75 pelanggan telah tersebar di wilayah Sulselrabar yakni 1 wilayah Sulselrabar, 10 UP3, 60 ULP, 3 UP2K serta 1 UP2D Makassar.

Muchtar, salah satu warga Jalan Permata Hijau Tegal RT 1 RW 1, Kelurahan Kassi Kassi, Kecamatan Rapocini, Makassar yang mendapatkan bantuan listrik gratis mengungkapkan terima kasih atas bantuan tersebut.

“Sangat membahagiakan di hari kemerdekaan ini, kami bisa mendapatkan bantuan listrik gratis. Terima kasih PLN,” ungkap Muchtar terharu.

Selain penyalaan, dalam kegiatan tersebut PLN UIW Sulselrabar berhasil menyelesaikan pemeliharaan jaringan 20 KV sebanyak 45 titik dalam sehari dari tim khusus PDKB, terdiri dari Makassar Selatan, Makassar Utara, Kendari dan Mamuju.

Selain itu, PLN juga melakukan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 15 x25 meter dilakukan oleh 17 orang pilihan dari Tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang ditarik secara bersama-sama di atas gedung kantor PLN UIW Sulselrabar.

Digelarnya kegiatan pembentangan bendera tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh PDKB yang telah rela bertarung nyawa terhadap keandalan sistem distribusi 20 KV serta komitmen PLN untuk terus semangat melistriki negeri.

“Kami berharap dengan pembentangan kain merah putih ini, seluruh PDKB di wilayah Sulselrabar tetap semangat dan diberi kesehatan dalam menjaga keandalan sistem Distribusi 20 KV di tengah pandemi,” ujar General Manager PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu.(Antara)

(Warto'i)