Jakarta, Aktual.com – Diantara kisah pertemuan Sayiduna Abu Al Hasan As Syadzuliy Ra dengan Nabi Khidir As adalah apa yang telah diriwayatkan oleh pengarang kitab al mafakhir al aliyah.

Dimana bahwa Sidy Abu Al Hasan telah berkata: “Suatu hari saya datang ke kota Tunisia, ketika itu saya masih remaja, dan saya melihat kota ini sedang tertimpa kelaparan yang sangat parah, sehingga orang-orang hampir mati di pasar-pasar, kemudian saya berkata didalam hati: “kalau seandainya saja saya memiliki makanan untuk mereka orang-orang yang kelaparan, maka saya akan memberikannya kepada mereka”.

Kemudian saya mendengarkan bisikan hati: “ambillah apa yang ada pada sakumu”, kemudian saya memasukkan tangan dan tiba-tiba saya menemukan beberapa dirham, lalu saya pun datang ke penjual roti di samping menara, dan saya berkata kepadanya: “hitunglah rotimu”, kemudian dia menghitungnya dan memberikannya kepadaku, lalu saya bagikan kepada mereka yang kelaparan dan mereka saling berebut.

Lalu saya pun mengeluarkan beberapa dirham dari sakuku dan memberikan kepada penjual roti, akan tetapi dia mengembalikannya kepadaku dan berkata: “ini adalah sebuah perbedaan, kalian wahai orang-orang Marocco, kalian menggunakan bahan-bahan kimia, lalu saya pun memberikan jubah (jubah Marocco yang ada tutup kepalanya) dan sabukku, sebagai jaminan harga roti.

Kemudian saya pun keluar pintu atau kearah pintu–pintu menara- tiba-tiba ada seorang laki-laki yang sedang berdiri dan dia berkata: ” wahai Ali, dimana uang dirham itu? Kemudian saya pun memberikan kepadanya, lalu dia menggerakkannya dengan tangannya, dan mengembalikannya lagi kepada saya.

(Andy Abdul Hamid)
1
2