Nigeria, Aktual.com – Tujuh warga Rusia dan satu warga Ukraina menjadi korban sandera oleh perompak di BBC Carribean, di lepas pantai Nigeria. Dalam akun twitter resmi kedutaan besar Rusia mengatakan bahwa para perompak menyerang kapal kargo tersebut.

“Pihak kedutaan telah meminta pihak berwenang Nigeria untuk membantu melacak keberadaan mereka,” cuitnya.

Angkatan Laut dan Kepolisian Nigeria belum menanggapi permintaan komentar. Kapal kargo BBC Carribean itu dikelola oleh Briese Schiffahrts.

“Bajak laut mendekati (kapal) dengan sebuah perahu, menangkap para awak dan meninggalkan kapal di arah pantai Nigeria,” ujar Pavel Fedulov, kepala Briese Schiffahrts di St Petersburg, Rusia, menurut kantor berita Rusia RBC.

Dia menyebutkan tak ada senjata api yang digunakan saat serangan dilakukan. Para pakar keamanan mengkategorikan perairan Afrika Barat, terutama di lepas pantai Nigeria tempat banyak perompak berasal, merupakan salah satu yang paling berbahaya di dunia. Para penyerang biasanya menyasar kapal tanker dan menyandera orang-orang untuk mendapatkan tebusan.

Saat harga minyak turun, komplotan perompak itu mulai lebih sering menculik awak kapal dan meminta tebusan untuk mendapatkan uang. Para analis keamanan mengatakan perompak itu datang dari sejumlah kelompok militan di Niger Delta, lokasi penghasil minyak di Nigeria.

Angkatan Laut Nigeria pada Rabu menyelamatkan sebuah kapal tanker, MT Gaz Providence, beserta 21 awak kapalnya dari serangan perompak lain di dekat Pulau Bonny, angkatan laut mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Serangan lain juga berhasil digagalkan oleh pihak AL di bagian selatan Akassa, Delta, dimana para perompak mencoba membajak kapal tanker MT Rio Spirit sebanyak dua kali, angkatan laut menyebutkan.

Pernyataan itu tidak menyebutkan sesuatu terkait diculiknya awak kapal BBC Carribean.[Ant]

(Andy Abdul Hamid)