Ilustrasi- Logo PSSI

Jayapura, Aktual.com – Manajemen Persipura Jayapura meminta kepada PSSI dan PT LIB memberikan kepastian kepada klub Liga 2 terkait kelanjutan kompetisi yang hingga kini belum bergulir, setelah tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

Manajer Persipura Jayapura Yan Permenas Mandenas mengatakan, hingga kini kabar bergulirnya Liga 2 yang belum jelas membuat sejumlah klub mempertanyakan kepastian kapan kompetisi kasta kedua di Tanah Air tersebut kembali dilanjutkan.

“PSSI dan PT. LIB harus segera memberikan kepastian kepada klub peserta tentang pelaksanaan kompetisi yang tertunda saat ini jangan hanya fokus pada Liga 1 karena Liga 2 dan Liga 3 juga mengingat ada sistem promosi dan degradasi sesuai dengan regulasi yang dibuat oleh PSSI dalam kompetisi di Indonesia,” katanya, Kamis (12/1).

Menurut Mandenas, pihaknya berpendapat tidak ada alasan dari PSSI dan PT LIB untuk menunda kompetisi Liga 2 sebab jika kompetisi Liga 1 sudah bergulir maka secara otomatis Liga 2 dan Liga 3 juga harus berjalan.

Dia menjelaskan dampak penundaan Liga 2 sangat berpengaruh kepada klub Persipura saat ini di mana dengan tidak adanya kepastian membuat biaya operasional klub meningkat.

Bahkan kata dia, skuad berjuluk Mutiara Hitam itu hingga kini tidak meliburkan para pemain, Ramai Rumakiek dan kolega serius berlatih untuk mempersiapkan diri jelang sisa dua laga di putaran pertama menghadapi tuan rumah PSBS Biak dan melawan Persipal Palu di Stadion Lukas Enembe.

“Pengeluaran klub terus meningkat bahkan ada kelebihan yang harus kami tangani sementara liga tidak pasti jangan sampai klub-klub yang profesional dan sudah mempersiapkan diri dengan baik di rugikan sehingga ini harus menjadi perhatian PSSI dan PT LIB,” ujarnya.

Dia menambahkan terkait itu manajemen Persipura secepatnya akan menyurati PSSI dan PT LIB untuk mempertanyakan kepastian Liga 2 di mana dalam surat tersebut juga skuad Mutiara Hitam akan melampirkan hasil verifikasi atau penilaian tim Mabes Polri terhadap Stadion Lukas Enembe yang telah mendapat nilai baik dan siap menggelar kompetisi.

“Kami sudah siap melanjutkan kompetisi surat segera kami kami kirim ke PSSI dan PT LIB sekaligus memberitahukan kepada mereka bahwa Stadion Lukas Enembe siap menggelar kompetisi,” katanya lagi.

(Wisnu)