Seorang personel Gegana Polri menyiapkan peralatan penjinak bom ketika memeriksa benda mencurigakan berbentuk kotak yang dibungkus plastik putih di depan lobi gedung Annex, Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (6/4). Tim Gegana tidak menemukan adanya bahan peledak hanya cairan selanjutnya akan diperiksa oleh tim labfor. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/ama/16

Cilacap, Aktual.com – Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, bersama Serikat Pekerja Patra Wijaya Kusuma (SPP-PWK) menciptakan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) berupa “Woman Fire Fighting” yang melibatkan 590 wanita secara serentak.

Kegiatan tersebut digelar di sekitar Sekolah Dasar Patra Mandiri, Kompleks Perumahan Pertamina (Komperta) Lomanis, Cilacap, Minggu (18/12).

Melibatkan ratusan peserta yang terdiri atas anggota Persatuan Wanita Patra (PWP), guru, siswi sekolah menengah atas, dan masyarakat yang seluruhnya wanita itu diwajibkan memadamkan api dalam tong sampah yang ada di hadapannya masing-masing dengan menggunakan karung goni basah.

Kendati sempat terkendala oleh tiupan angin yang cukup kencang, kegiatan “Woman Fire Fighting” atau pelatihan pemadaman awal tersebut akhirnya dapat tercatat di Muri dengan nomor rekor 7.762.

“Tadi kami menghitung ada 602 peserta, oleh karena berkaitan dengan Hari Ulang Tahun Ke-59 Pertamina, maka kami catatkan 590 peserta. Rekor ini baru pertama kali diciptakan,” kata Manajer Muri Aryani Siregar.

Sementara itu, General Manager Pertamina RU IV Cilacap Nyoman Sukadana mengatakan kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT Ke-59 Pertamina.

Menurut dia, kegiatan yang merupakan ide dari Ketua SPP-PWK Eko Sunarno juga sebagai upaya untuk memberikan edukasi bagi ibu-ibu rumah tangga terkait teknik dan cara melakukan pemadaman api ringan.

“Jadi, ibu-ibu bisa mengerti tindakan yang cepat terhadap kejadian yang tidak kita harapkan seperti kebakaran di kompor kita,” tuturnya.

Ia mengatakan Pertamina akan terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan semacam pelatihan pemadaman awal itu sehingga dapat dikembangkan di masa yang akan datang.

Ketua SPP-PWK Eko Sunarno mengatakan pihaknya ingin memberikan sesuatu yang lain untuk perusahaan dengan melibatkan istri para pekerja Pertamina.

“Kami berkolaborasi dengan perusahaan dan PWP sehingga tahun ini, kita bisa membuat hal yang cukup unik untuk perusahaan,” ucapnya.

Menurut dia, rekor Muri yang diraih melakui kegiatan tersebut juga dipersembahkan untuk Cilacap dengan harapan kabupaten itu semakin dikenal.

Ketua PWP Cilacap Ketut Nyoman Sukadana mengatakan penciptaan rekor Muri “Woman Fire Fighting” atau pelatihan pemadaman awal tidak hanya melibatkan anggota PWP tetapi juga masyarakat sekitar.

“Kami dari PWP mendukung kegiatan dalam rangka HUT Ke-59 Pertamina,” kata dia yang mengakui sempat dua kali berlatih memadamkan api sebelum mengikuti kegiatan penciptaan rekor Muri tersebut.

(Antara)

(Arbie Marwan)