Jakarta, aktual.com – Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PLN, Amin Subekti mengaku telah menambah kapasitas listrik untuk wilayah Jawa Timur (Jatim) dan Madura dengan optimalisasi 10 transformator (trafo) Gardu Induk dengan total daya sebesar 340 Mega Volt Ampere (MVA). Serta membangun transmisi 150 kilo Volt (kV) di Bangkalan.
Menurut Amin, upaya ini dapat meningkatkan pelayanan kelistrikan dan menambah kapasitas pasokan listrik di Jawa Timur. Selain itu juga diharapkan dapat menjadi peluang bagi pelaku bisnis dan industri untuk mengembangkan usahanya di Jawa Timur.
“Dengan jaminan suplai energi listrik yang mencukupi dari PLN, memberikan kesempatan para pelaku bisnis dan investor untuk memajukan usahanya di Jawa Timur tanpa khawatir kekurangan listrik,” kata Amin Subekti dalam rilis, Rabu (29/6).
Kemudian jelasnya, selama April hingga Juni 2016 PLN telah membangun 10 trafo tegangan tinggi di wilayah Jawa Timur yang tersebar di sejumlah titik, yakni Segoromadu (Gresik), Sumenep, Altaprima (Gresik), Nganjuk, Pare (Kediri), Pier (Pasuruan), Bumicokro (Pasuruan), Ploso (Jombang), Ngoro (Mojokerto), Tanjung Awar-awar (Tuban) dan transmisi 150 kV Bangkalan-Gilitimur/Ujung/Kenjeran.
Transmisi 150 kV tersebut dipergunakan untuk memenuhi pertumbuhan kebutuhan tenaga listrik di Pulau Madura. Jaringan transmisi ini merupakan tambahan dari jaringan yang sudah ada yang menghubungkan Gardu Induk (GI) Bangkalan dengan GI Gilitimur dan GI Ujung/Kenjeran.
“Saat ini jaringan trasnmisi eksisting mampu mengalirkan daya sebesar 200 megawatt (MW) dengan beban sudah lebih dari 90 persen waktu beban puncak,” tandasnya.
(Dadang Sah)
Artikel ini ditulis oleh:
Dadangsah Dapunta

















