Anggota Brimob Polda Metro Jaya menjaga tempat kejadian perkara (TKP) penggerebekan dan penembakan terduga teroris di Setu, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/12). Dalam penggerebekan tersebut terjadi baku tembak antara tim Densus 88 dengan terduga teroris yang menewaskan tiga orang terduga teroris bernama Irwan, Oman aliasomen dan Helmy dan satu orang terduga teroris, Adam ditangkap. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Kabag Mitra Biro Penmas Divhumas Polri Kombes Awi Setiyono mengatakan, pihak kepolisian menyita enam bom pipa dari penangkapan terduga teroris di Kampung Curug, Setu, Tangerang Selatan, Rabu (21/12).

“Sampai tadi malam pukul 18.20 WIB (ditemukan) enam bom, yang diurai jadi 12,” kata dia kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/12).

Enam bom itu, klaim dia, diurai menjadi 12. Ditemukan pula, lanjut dia, bom pipa yang dililit dengan paku-paku. “Itu yang berbaya, karena ada baut juga.”

Awi menyebut, para terduga teroris ini baru menghuni di kontrakan Tangsel baru seminggu. Mereka yang menghuni adalah Omen, Irwan dan Helmi. Namun, ketiganya meninggal dunia diterjang timah panas oleh Densus yang melakukan penyergapan.

Sedangkan satu terduga teroris yakni Adam selamat setelah sebelumnya diciduk tim Densus pada pukul 08.00 WIB. Terduga teroris ini berencana melakukan teror dengan cara menusuk polisi dan mengebom pos polisi.

Setelah melakukan penyergapan di Tansel, lanjut dia, pihak Densus 88, kata dia, kemudian melakukan serangkaian penangkapan di sejumlah tempat.

(Wisnu)