Pelajar dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di belakang gedung MPR/DPR, Jalan Tentara Pelajar, Jakarta, Senin (30/9/2019). Aksi unjuk rasa tersebut berakhir ricuh. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Polres Metro Jakarta Utara hingga hari ini  telah mengamankan 173 orang yang awalnya akan mengikuti demo di Komplek Parlemen Senayan.

“Total diamankan 173 orang. Sebagian besar sudah dijemput,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto saat dikonfirmasi, Rabu (2/10).

Budhi mengatakan tidak semua yang diamankan adalah pelajar. Di antara massa yang diamankan ada yang berstatus sudah lulus sekolah, ada pekerja dan ada juga anak putus sekolah.

“Ada yang pelajar SMP, SMA dan STM. Tapi tidak semua pelajar, ada yang sudah bekerja bahkan ada yang tidak sekolah,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan diketahui anak sekolah tersebut banyak yang berasal dari luar Jakarta, antara lain, dari Cirebon, Cikampek, Sumedang dan Kuningan (Jawa Barat)

Para pelajar ini terlantar usai demo di seputaran DPR RI dan hendak pulang ke daerahnya namun kehabisan uang.

Para pelajar yang diamankan di Jakarta Utara ini mengaku ke Jakarta karena dijanjikan uang untuk mengikuti demo, namun kenyataannya setelah tiba di ibu kota mereka malah diterlantarkan.

Boro-boro duit untuk pulang, untuk makan saja tidak ada, makanya mereka lemas,” katanya.

Para pelajar yang diamankan di Mapolres Jakarta Utara tersebut hari ini rencananya dipulangkan dengan bantuan Kak Seto dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).

(Arbie Marwan)