Jakarta, Aktual.com – Satuan Reserse Narkoba Polrestro Jakarta Utara mendeteksi sekitar 200 gram narkoba jenis sabu-sabu telah terdistribusi melalui jaringan bandar ke Kampung Bahari, Tanjung Priok, yang didominasi penduduk dari kalangan nelayan.

“Narkoba bisa merambah ke seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali oknum nelayan untuk menambah stamina saat bekerja menangkap ikan,” kata Kasatserse Narkoba Polrestro Jakarta Utara AKBP Aldo Ferdian, Selasa (6/8).

Hal itu diungkapkan Aldo usai menggelar konferensi pers terkait penyitaan 10 kilogram sabu-sabu yang disembunyikan tersangka DA (35) di sejumlah indekos di wilayah hukum setempat, Sabtu (27/7).

Menurut Aldo, warga di pesisir utara Jakarta telah lama menjadi target pasar transaksi narkoba, sebab pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan oknum nelayan juga terungkap dalam kurun 2018.

Pada November 2018, jajarannya menangkap sejumlah pemuda di Kampung Bahari yang tengah berpesta narkoba.

“Kasus penyalahgunaan narkoba di Kampung Bahari ini bukan sekali saja terjadi, tahun lalu juga pernah kita ungkap dan tahun ini juga ada oknum nelayan terlibat transaksi narkoba yang kita tangkap,” ujarnya.

(Abdul Hamid)