Solo, aktual.com – Polres Kota Surakarta telah menyiapkan belasan unit kendaraan yang dilengkapi kamera Closed Circuit Television (CCTV) mobile untuk pengamanan menyambut malam tahun 2020 di Solo, pada Selasa (31/12).

Pola pengamanan meski sudah terpasang alat CCTV di sepanjang jalur Slamet Riyadi Solo, dalam acara Car Free Night (CFN) untuk menyambut pergantian tahun,  juga menggunakan CCTV mobile untuk mengantisipasi jika ada kejadian darurat, kata Kepala Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai, di Solo, Jumat (27/12).

“Kami juga menurunkan personel dari Satuan Brimob untuk pemeriksaan dan sterilisasi di lima panggung hiburan yang didirikan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, sebelum pelaksanaan pergantian tahun, dan dalam pelaksanaan menjelang pergantian tahun juga menempatkan CCTV mobile di lokasi keramaian,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan pihaknya dalam pengamanan pergantian tahun telah melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait baik TNI, Polri, Pemkot Surakarta, maupun Organisasi Masyarakat yang terlibat pengamanan di Solo

Menurut Kapolres, ada beberapa titik yang menjadi objek pengaman, yakni kawasan Manahan Banjarsari, sepanjang Jalan Slamet Riyadi untuk CFN, Alun Alun Kidul, dan bantaran sungai di Tirtonadi Solo, yang diperkirakan menjadi keramaian masyarakat dalam menyambut tahun baru.

“Pola pengamanan yang disiapkan di setiap titik titik ditempatkan personel dari TNI, Polri, ormas, dan instansi terkait dari Pemkot yang sentralnya di Jalan Slamet Riyadi. Kami membuka titik-titik dengan menempatkan anggota, dan juga disiapkan jalur evakuasi jika ada kejadian darurat di sepanjang Slamet Riyadi,” katanya.

Jumlah kekuatan yang dipersiapkan untuk pengamanan pergantian tahun, kata Kapolres, sebanyak 100 personel terdiri dari TNI/Polri, dan ormas yang ditempatkan di kawasan Manahan, 350 personel di beberapa titik kawasan sepanjang Slamet Riyadi, dan 150  personel di Alun Alun Kidul Pasar Kliwon.

“Kami tetap mengamankan sejumlah gereja di Solo karena dari laporan, ada yang melaksanakan misa menjelang Tahun Baru 2020. Kami tetap menempatkan personel sehingga kegiatan keagamaan bisa berjalan lancar dan aman,” katanya.

Jumlah CCTV mobile dari kendaraan Satuan Lalu Lintas Polresta Surakarta, juga didukung dari Polda Jateng. Bahkan, CCTV yang digunakan personel Sabhara yang terpasang di helm masing-masing anggota juga ada, sehingga kegiatan keramaian masyarakat semua bisa terekam.

“Kendaraan yang dilengkapi dengan CCTV mobile itu ada belasan unit, untuk mendukung CCTV yang sudah terpasang di sepanjang Jalan Slamet Riyadi,” katanya.

Selain itu, Polresta Surakarta juga ada beberapa titik yang bakal ditempatkan personel penembak jitu di titik-titik tertentu guna mengantisipasi jika situasinya genting.

Bahkan, Pemkot Surakarta melalui Perda menyebutkan dalam menyambut pergantian tahun tidak ada kembang api yang meledak. Jadi tahun baru tidak ada pesta kembang api di Solo.

“Kami juga sudah memperketat peredaran kembang api dan petasan di wilayah Solo. Kami juga sudah melakukan operasi antisipasi adanya peredaran minuman keras yang memabukkan,” katanya.

Pihaknya menyiapkan pasukan sepeda motor yang bisa bergerak cepat untuk mengatasi jika ada kejadian dengan situasi meningkat di lokasi. Pasukan gerak cepat itu, dapat mengatasi tanpa terganggu massa yang banyak.

“Kami juga menyiapkan sebanyak 35 kantong parkir guna mengantisipasi agar pengendara tidak sampai masuk di jalur CFN,” katanya. (Eko Priyanto)

(Zaenal Arifin)