Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto menjajaki potensi untuk mengikutsertakan warga negara Indonesia (WNI) dalam program pelatihan kosmonot Rusia. Hal tersebut disampaikan saat pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, pekan lalu.
Menteri Luar Negeri, Sugiono, mengatakan pembahasan antara kedua pemimpin negara mencakup kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk sektor antariksa.
“Dibahas juga mengenai kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian antariksa,” kata Sugiono, dikutip Rabu (22/04/2026).
Ia menambahkan, Presiden Prabowo turut menyampaikan kemungkinan bagi Indonesia untuk mengirimkan talenta terbaik mengikuti program kosmonot di Rusia.
“Presiden juga menyampaikan kemungkinan untuk Indonesia mengirimkan orang-orang terpilih dan terbaik untuk bisa mengikuti program Cosmonaut Rusia,” ujarnya.
Menurut Sugiono, penjajakan kerja sama tersebut didasari oleh keunggulan Rusia dalam bidang teknologi, khususnya program antariksa yang telah berhasil mengirimkan awak maupun perangkat ke luar orbit Bumi.
Saat ini, pemerintah melihat peluang kerja sama dengan Rusia semakin terbuka lebar, seiring hubungan bilateral yang terus menguat. Selain itu, posisi Indonesia sebagai anggota BRICS juga dinilai mempererat kemitraan strategis kedua negara.
Sugiono menegaskan, berbagai potensi kolaborasi masih akan terus dijajaki, terutama di sektor-sektor strategis yang dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan sumber daya manusia dan teknologi nasional.

















