Ilustrasi: Perwira dan purnawirawan TNI di jabatan sipil. Aktual/AI

Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto kembali mempercayakan jabatan strategis pemerintahan dan badan usaha milik negara (BUMN) kepada figur berlatar belakang militer. Teranyar, Kepala Negara menunjuk Mayor Jenderal (Purnawirawan) Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan untuk periode 2026–2031.

Penunjukan tersebut menambah panjang daftar purnawirawan TNI yang menduduki posisi kunci di lingkup kementerian, lembaga negara, maupun perusahaan pelat merah pada era pemerintahan Prabowo.

Berdasarkan penelusuran dan catatan Bloomberg Technoz, setidaknya terdapat 62 nama pejabat di kementerian, lembaga, hingga BUMN yang memiliki latar belakang pendidikan dan penugasan militer. Dari jumlah tersebut, sebagian masih berstatus perwira aktif, sementara lainnya telah pensiun atau purnawirawan.

Sebaran jabatan mereka pun terbilang beragam. Tidak hanya mengisi posisi yang beririsan langsung dengan sektor pertahanan dan keamanan, sejumlah nama juga dipercaya memimpin institusi dan perusahaan strategis di sektor energi, infrastruktur, hingga pangan.

Fenomena ini memperlihatkan kuatnya kepercayaan Presiden terhadap figur-figur berlatar militer untuk mengawal agenda pemerintahan dan pengelolaan sektor-sektor vital negara. Di sisi lain, dinamika tersebut juga memunculkan perbincangan publik terkait arah konsolidasi kekuasaan dan pola rekrutmen kepemimpinan di lingkup pemerintahan serta BUMN.

Berikut daftar perwira aktif dan purnawirawan TNI yang mengisi jabatan di Kementerian, lembaga negara, hingga BUMN:

Kementerian atau Lembaga Negara

1. Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto
Dia dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 17 November 2021, sebelumnya dirinya menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya. Lulusan Akmil 1989 tersebut, pernah menjabat sebagai Kasdam Jaya pada 2018-2019, hingga Sesmilpres Kemensetneg pada 2019-2020.

2. Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman
Dia merupakan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), yang saat ini dipilih Prabowo sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur Akmil pada 2018-2020, lalu ia juga pernah menjabat sebagai Pandam V Jaya pada 2020-2021.

3. Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah Laksamana Pertama Ian Heriyawan
Dia sebelumnya sempat menjabat sebagai Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) TNI.

4. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal (Purn) Djamari Chaniago
Dia merupakan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia ke-19. Ia lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 8 April 1949. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI pada periode 2000–2004; Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada tahun 1999–2000; Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat pada tahun 1998–1999; serta Panglima Kodam III/Siliwangi pada periode 1997–1998.

5. Wakil Menteri ATR/BPN Mayor (Purn) Ossy Dermawan
Dia sempat menjabat sebagai Staf Pribadi Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, Ossy juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat.

6. Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN Brigadir Jenderal (Purn) Suardi Samiran
Dia lahir di Makassar tahun 1965. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (AKMIL) tahun 1990 dan menempuh berbagai pendidikan pengembangan karier di lingkungan TNI Angkatan Darat. Sepanjang karier militernya, ia mengemban berbagai penugasan strategis, baik di dalam maupun luar negeri, seperti di Timor Timur, Irian Jaya, Aceh, Vietnam, Burma, dan Singapura.

7. Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Madya (Purn) Donny Ermawan
Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1988 yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Ia sempat menjabat sebagai Sekjen Kemhan sebelum menjabat Wamenhan.

8. Kepala BSSN Letnan Jenderal (Purn) Nugroho Sulistyo
Dia menjabat sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), ia dilantik oleh Prabowo pada 18 Februari 2025. Ia sempat menjabat sebagai Direktur Komunikasi Massa Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi BIN, hingga Staf Ahli Menhan Bidang Politik. Hingga akhirnya, pada Oktober 2024 ia menjabat sebagai Inspektur Utama BIN.

9. Menteri Transmigrasi Letkol (Purn) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara
Dia lulusan Akademi Militer tahun 1999 yang pernah bertugas di Lebanon pada 2006, sebagai tim perdamaian. Ia pensiun pada 2019, serta diketahui pernah menjadi CEO di konsultan komunikasi politik.

10. Sekretaris Utama BGN Brigadir Jenderal (Purn) Sarwono
Sarwono lahir di Makassar pada tahun 1965 dan merupakan lulusan Akademi Militer (AKABRI) tahun 1988. Ia menempuh berbagai pendidikan militer dan kursus internasional, termasuk di Inggris, Australia, Italia, Bangladesh, dan Malaysia, dalam bidang sinyal, operasi perdamaian, dan pertahanan strategis. Dalam karier militernya, ia pernah menjabat sebagai Atase Pertahanan RI di Iran dan menduduki berbagai posisi strategis di BAIS TNI, Kementerian Pertahanan, serta misi PBB di Kongo dan Lebanon. Setelah purnatugas pada 1 September 2023, ia ditunjuk menjadi Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional sejak Oktober 2024.

11. Menteri Luar Negeri Lettu Inf (Purn) Sugiono
Dia sempat bertugas di TNI Angkatan Darat pada 2001, namun ia keluar dari militer pada 2003. Politikus Partai Gerindra tersebut sempat menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024.

12. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksdya (Purn) Didit Herdiawan
Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan laut tahun 1984, sebelumnya isa sempat menjabat sebagai Ajudan Presiden SBY pada 2004-2009. Selain itu, ia sempat menjabat Wakil Kepala Staf TNI AL pada 2014-2015, Kasum TNi pada 2015-2-19, serta Irjen Kemenhan pada 2019.

13. Ketua Dewan Ekonomi Nasional Jenderal (HOR) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan
Dia dilantik Prabowo sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional, lulusan Akmil tahun 1970 tersebut memulai karir politiknya sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura pada 1999 – 2000. Ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Plt Menteri ESDM, Kepala Staf Kepresidenan, Menko Bidang Polhukam, serta Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves).

14. Irjen Kementerian Pertanian Mayjen Irham
Dia menjadi Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian sejak akhir tahun lalu, sebelumnya ia merupakan Wakil Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat yang menjabat sejak 24 Agustus 2023.

15. Wakil Menteri Sekretaris Negara Marsekal Muda (Purn) Bambang Eko
Dia ditunjuk Prabowo sebagai Wakil Menteri Sekretaris Negara, dirinya menyelesaikan Sekolah Perwira pada 1987. Dirinya juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Hukum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Karo Hukum Setjen Kemhan), hingga dilantik sebagai Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Sosial.

16. Menteri Pertahanan (Menhan) Letnan Jenderal (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin
Dia merupakan lulusan AKABRI tahun 1974 yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan, sebelumnya ia merupakan Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Manajemen Pertahanan pada 2019 hingga 2024. Sebelumnya, Sjafrie menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan periode 2010-2014.

17. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Mayor Jenderal (Purn) Lodewyk Pusung
Dia sempat menjabat sebagai Pangdam I/BB pada tahun 2015-2017 hingga Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, dan ia pensiun pada tahun 2018.

18. Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya
Dia menjadi salah satu perwira aktif yang mengisi jabatan sipil di Kabinet Merah Putih. Sebelumnya, dia adalah ajudan Prabowo Subianto saat menjadi Menteri Pertahanan. Posisinya tersebut sempat menjadi sorotan, sebab dalam nomenklatur lama Sekretaris Kabinet merupakan jabatan setara menteri. Namun, dalam nomenklatur baru, jabatan Sekretariat Kabinet di bawah Kementerian Sekretaris Negara.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Okt