Lima, Aktual.com – Presiden Peru Pedro Pablo Kuczynski, meminta negara-negara Amerika Latin perlu mengambil tindakan untuk membantu Venezuela menyelesaikan kemalut politiknya, atau negara tersebut berubah menjadi “lautan darah”.

Kuczynski mengatakan dalam konferensi di Madrid, Spanyol bahwa Presiden Nicolas Maduro harus membolehkan bantuan kemanusiaan masuk ke negaranya, penghasil minyak tapi mengalami masalah ekonomi.

Puluhan orang tewas dalam unjuk rasa menentang pemerintahan sosialis Maduro sejak April.

“Jika tidak melakukan apa pun, kita akan berakhir dengan laut penuh darah,” kata Kuczynski, mantan bankir, yang mengambil alih kepemimpinan di kalangan pemimpin Amerika Latin dalam mengkritik Maduro, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (13/6).

Dia memperingatkan ancaman imigrasi besar-besaran ke Kolombia, dan mengatakan bahwa para pengungsi yang putus asa bahkan bisa mencoba untuk mencapai Pulau Karibia Curacao, mempertaruhkan mengulangi perjalanan di Laut Tengah yang mematikan yang dilakukan oleh pengungsi dari Suriah dan Irak.

“Kita harus menghindarinya. Jika Amerika Latin memiliki solidaritas di antara negara-negara anggotanya, kita harus berusaha mencari solusi,” kata Kuczynski.

Venezuela telah kehilangan banyak sekutu regional, karena beberapa negara Amerika Latin telah bergerak ke kana dalam beberapa tahun terakhir.

Kelompok hak asasi manusia telah mengkritik reaksi pemerintah Venezuela terhadap para demonstrans, dengan mengatakan bahwa “penggunaan kekerasan yang berlebihan” dan militerisasi telah meningkatkan kekerasan tersebut.

Pejabat Venezuela mengatakan bahwa dunia mengabaikan kebrutalan oposisi termasuk penembakan pejabat keamanan dan perekrutan pemrotes di bawah umur.

 

Ant.

()