Ilustrasi emisi gas rumah kaca. AKTUAL/ ISTIMEWA

Jakarta, Aktual.com – Proyek-proyek Lembaga Dana Perwalian Perubahan Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) secara keseluruhan berpotensi menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 9,5 juta ton karbon dioksida (C02) ekuivalen.

Angka itu setara dengan 0,91% dari target kontribusi nasional yang tercantum dalam dokumen dokumen Intended Nationality Determined Contribution 2020 yakni sebesar 1.050 juta ton karbon dioksida ekuivalen.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif ICCTF Tonny Wagey , Jakarta, Selasa (31/7).

Ia mengatakan, potensi penurunan gas rumah kaca itu didukung oleh sebanyak 50 program yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu 2010-2017.

Program-program tersebut berupa kegiatan penanaman tanaman dan pohon kembali dan rehabilitasi lahan.

Proyek-proyek mitigasi berbasis lahan meliputi rehabilitasi lahan, pengelolaan kebakaran hutan, penguatan masyarakat lokal melalui sumber penghidupan yang lebih baik dan peningkatan kesadaran masyarakat dan siswa atas dampak perubahan iklim.

Kegiatan adaptasi dan ketangguhan antara lain pembuatan model proyeksi atas perubahan iklim dan pemetaan kerawanan agar memahami cara beradaptasi atas dampak perubahan iklim.

Tonny menuturkan pada 2017, ICCTF melaksanakan kegiatan pananganan perubahan iklim pada dua fokus area yaitu mitigasi berbasis lahan serta adaptasi dan ketangguhan.

Selain itu, ICCTF juga terus mengembangkan fokus area energi sekaligus inisiatif program baru seperti marine based area.

“Kami percaya bahwa ICCTF dapat meningkatkan kemampuannya dalam mengelola dana untuk penanganan perubahan iklim di Indonesia,” tuturnya.

Untuk meningkatkan peranan terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca, maka ICCTF terus berupaya mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan yang ada serta mendistribusikannya untuk melaksanakan kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Indonesia.

Berdasarkan Laporan Akhir Tahun 2017 ICCTF, diproyeksikan sampai dengan tahun 2020, dengan skenario konvensional total penurunan emisi karbon dioksida dapat mencapai 9,8 juta ton ekuivalen, atau setara dengan 0,93 persen dari target yang tercantum dalam dokumen Intended Nationality Determined Contribution.

Ant.

(Teuku Wildan)