Semarang, Aktual.com — Menjelang verifikasi partai politik sebagai peserta pemilu 2019 dari Kementerian Hukum dan HAM, Partai Solidaritas Indonesia terus melakukan verifikasi kepengurusan partai di 35 kabupaten-kota se-Jateng.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayaah Partai Solidaritas Indonesia Jawa Tengah, Teguh Nugroho mengatakan, terdapat 28 pengurus tingkat kabupaten-kota sudah berdiri dan terbentuk dalam menghadapi verifikasi faktual dalam waktu dekat.

“Ada tujuh kabupaten-kota yang ditinggal, antara lain Rembang, Cilacap, Banyumas, Brebes, Kabupaten Semarang, Blora, dan Banjarnegara. Wilayah itu kami tinggal, lantaran mengejar persiapan verifikasi dari Kemenkumham sebagai peserta parpol yang lolos pada pemilu besuk,” ujar dia saat menggelar rapat konsolidasi di Taman Singosari Semarang, Minggu (4/9).

Ia mengatakan persiapan verifikasi itu meliputi data kepengurusan, administrasi, kesekretariatan, atribut partai dan data tingkat Kecamatan di masing-masing daerah.

Beberapa persyaratan harus ditempuh pendirian partai politik minimal harus 80 persen pengurus tingkat provinsi dari 35 kabupaten-kota se-Jateng. Sedangkan, pendirian di tingkat kabupaten-kota harus minimal 75 persen dari kecamatan yang ada.

“Misalnya pendirian parpol di kota Semarang berjumlah 16 kecamatan, berati dari 75 persen jumlah itu minimal harus ada 11 pengurus di level kecamatan,” beber dia.

Selama ini, lanjut dia, kendala pendirian parpol baru yang mayoritas merekrut kader muda berusia antara 17-45 tahun banyak mengalami kendala. Kader potensial dari kalangan pemuda cenderung apatis menerima pendidikan politik.

“Anak muda itu susah diajak berpolitik. Dan itu menjadi kendala kami dalam pembentukan pengurus kabupaten-kota di Jateng,” pungkas dia.

(Muhammad Dasuki)

(Andy Abdul Hamid)