Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parwangsa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat di wawancara

Jakarta, Aktual.com – Lembaga survei Poltracking Indonesia melakukan survei di Jawa Timur pada 16-22 Mei 2022. Salah satu yang disurvei ialah soal kinerja Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak. Berdasarkan hasil survei lembaga tersebut, warga Jawa Timur lebih puas dengan kinerja Emil daripada Khofifah.

Direktur Peneliti Poltracking Indonesia Arya Budi menjelaskan, secara umum, berdasarkan hasil survei yang dilakukannya, masyarakat Jawa Timur puas dengan duet kinerja Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dengan persentase 56,4 persen. Sementara yang tidak puas sebesar 16 persen.

Namun bila dipisah, publik Jawa Timur lebih puas dengan kinerja Emil dibandingkan kinerja Khofifah. “Pada kinerja personal sebanyak 59,2 persen publik puas terhadap kinerja Khofifah, sementara sebanyak 60,3 persen publik puas terhadap Emil,” kata Arya dalam konferensi pers hasil survei Poltracking Indonesia yang dilaksanakan secara virtual, Rabu, (22/6).

Kendati begitu, elektabilitas Khofifah tetap nangkring di nomor satu dalam simulasi 15 calon gubernur Jawa Timur pada pemilu 2024. Elektabilitas Khofifah sebesar 39,8 persen, disusul di bawahnya nama Tri Rismaharini sebesar 19,5 persen. Di bawah dua perempuan asal Surabaya itu, angka elektabilitasnya di bawah 10 persen, seperti Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, Emil Dardak, dan Ketua Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad.

Begitu pula dengan calon wakil gubernur Jawa Timur. Hasil simulasi yang dilakukan oleh Poltracking Indonesia menunjukkan nama Emil Dardak tetap berada di urutan nomor satu. Elektabilitas suami dari Arumi Bachsin itu sebesar 28,0 persen. Di bawahnya ada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebesar 13,2 persen. Di bawah dua tokoh muda itu elektabilitasnya di bawah 10 persen.

Arya menuturkan, survei yang dilakukan lembaganya melibatkan 1.000 responden yang semuanya warga Jawa Timur berusia 17 tahun ke atas. Metode yang digunakan ialah wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling. Margin error metode ini kurang lebih 3,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

(Arie Saputra)