Jakarta, Aktual.com – Bintang Paris Saint Germain (PSG), Neymar, dikabarkan terancam terkena sanksi larangan bermain sebanyak tujuh pertandingan, usai memukul kepala bagian belakang pemain Olympique Marseille, Alvaro Gonzalez.

Aksi tersebut, dilakukan Neymar saat terjadi tawuran antar pemain di masa injury time PSG vs Marseille dalam laga lanjutan Liga Prancis di Parc des Princes, Minggu (13/9) lalu.

Neymar lantas diusir keluar lapangan setelah wasit melihat tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR).

Pemain asal Brasil tersebut, menjadi salah satu dari lima pemain yang terkena kartu merah pada laga ini. Empat pemain lainnya yaitu dua pemain PSG, Leandro Paredes dan Layvin Kurzawa (PSG). Serta dua pemain Marseille, Jordan Amavi dan Dario Benedetto.

French Football League (LFP), dikutip dari AFP menyatakan, hukuman untuk para pemain yang terlibat dalam insiden tawuran tersebut bakal dirilis hari Rabu (16/9) mendatang waktu setempat.

Media asal Prancis ,RMC Sport seperti dilansir Daily Mail menyebutkan, tindakan Neymar sesuai regulasi bisa berujung sanksi larangan tampil sebanyak tujuh pertandingan.

“Tindakan agresif yang dilakukan di luar situasi pertandingan dan tanpa menyebabkan cedera pada lawn dapat mengakibatkan sanksi pertandingan tujuh pertandingan,” seperti dikutip RMC Sport.

Namun, jika alasan Neymar dihukum kartu merah karena percobaan melakukan penyerangan, maka ia bisa disanksi larangan tampil hingga enam pertandingan.

LFP juga saat ini tengah menginvestigasi klaim Neymar, yang mengatakan Alvaro mengeluarkan komentar berbumbu rasial. Jika terbukti bersalah, Alvaro bisa dihukum larangan tampil hingga 10 pertandingan.(RRI)

(Warto'i)