Mukomuko, aktual.com – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan semua puskesmas rawat inap di daerah ini telah menjalin kerja sama dengan pihak ketiga dalam menangani limbah medisnya.

“Saat ini jumlah limbah medis di puskesmas semakin berkurang berkat kerja sama dengan pihak ketiga dan pihak ketiga ini mengangkut limbah medis puskesmas,” kata Kabid Pengolahan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko Darmadi di Mukomuko, Jumat (8/11).

Ia mengatakan hal itu berdasarkan hasil pemantauan lokasi pembuangan limbah medis milik puskesmas, baik yang melayani rawat inap dan rawat jalan yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini.

Menurutnya, saat ini jumlah limbah medis baik padat seperti jarum suntik dan limbah cair di puskesmas di daerah ini jauh berkurang dibandingkan dengan jumlah limbah medis sebelumnya.

“Kami sudah melihat sendiri tempat pembuangan limbah medis yang ada di sejumlah puskesmas di daerah ini. Jumlah limbah medis tersebut tidak sebanyak sebelumnya,” ujarnya pula.

Selain itu, ia mengatakan, pihak puskesmas mengelola limbah medis dengan baik. Puskesmas mengumpulkan limbah tersebut di satu tempat khusus yang jauh dari pemukiman penduduk.

Ia memastikan, tidak ada lagi puskesmas di daerah ini yag memusnahkan limbah medisnya dengan cara dibakar. Limbah medis, terutama yang padat diangkut oleh pihak ketiga.

“Kami yang melarang puskesmas daerah ini membakar limbah medis karena hasil pembakaran limbah medis tersebut bisa menyebabkan polusi udara di sekitar lokasi pembakaran,” ujarnya pula.

Ia mengatakan, tidak hanya puskesmas di daerah ini yang menjalin kerja sama dengan pihak ketiga dalam penanganan limbah medis, rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat juga telah menjalin kerja sama dengan pihak ketiga dalam menangani limbah medis. [Eko Priyanto]

(Zaenal Arifin)