Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesirmemutuskan hubungan diplomatik kepada Qatar. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Parlemen Turki akhirnya meratifikasi aturan terkait pengerahan pasukan ke Qatar. Menanggapi hal tersebut, Presiden Turki Recep Erdogan mendukung undang-undang tersebut dengan melakukan pengerahan tentara Ankara ke Qatar.

Sebelumya, Erdogan mengkritik negara Arab yang saat mengisolasi Qatar dengan tuduhan telah mendukung terorisme. Pernyataan yang dikeluarkan Erdogan tersebut disampaikan Kantor Kepresidenan Turki.

Erdogan
Erdogan

Dilansir dari Hurriyet, Jumat (9/6), Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menyambut positif upaya Turki untuk mengirimkan pasukannya ke Doha.

Menurut undang-undang baru tersebut, Turki mampu mengerahkan 5.000 tentaranya ke Qatar dan dilaporkan saat ini pasukan Ankara sudab siaga dan siap di tempatkan di Doha.

Diketahui, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Mesir, Yaman, Maladewa dan Libya telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar atas tuduhan Doha mendukung terorisme, termasuk mendanai kelompok militan yang didukung Iran. Imbas perang diplomatik ini, Qatar diisolasi negara-negara Arab tersebut.

Atas tuduhan tersebur, Qatar sendiri telah membantah tuduhan. Negara tersebut mengklaim kebijakan luar negerinya sarat dengan perdamaian.

[Agustina Permatasari]

()

(Eka)