Semarang, Aktual.com – Ratusan anggota Forum Umat Islam Semarang, Kamis (1/12) siang bertolak ke Jakarta untuk mengikuti aksi damai 2 Desember dengan menggunakan kereta api, setelah dilarang naik bus.

Mereka bertolak ke Jakarta dengan Kereta Api Tawang Jaya pada pukul 14.00 WIB. Koordinator FUIS Danang Setiadi mengatakan ,rombongan ini berangkat dengan menggunakan kereta api setelah ditolak oleh perusahaan otobus.

“Tidak ada PO yang mau, bahkan yang sudah membeyar uang muka akhirnya dikembalikan,” katanya ketika ditemui wartawan.

Menurut dia, hal tersebut merupakan dampak dari instruksi Kapolri yang belakangan dianulir. Dia menjamin rombongan ini akan berangkat serta mengikuti aksi secara damai hingga saatnya pulang.

Terlebih, kata dia, kepolisian juga telah memeriksa seluruh perbekalan yang dibawa oleh rombongan ini. “Kami persilakan cek barang bawaan, semua sesuai dengan SOP.”

Secara keseluruhan, kata dia, ada sekitar 500 anggota FUIS yang berangkat ke Jakarta. “Yang naik kereta ada sekitar 250 orang, sisanya naik kendaraan pribadi, ada yang naik pesawat.”

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djarot Padakova menyatakan, maklumat Kapolda Jawa Tengah telah jelas meminta agar aksi dilakukan di masing-masing daerah saja.

Meski demikian, lanjut dia, jika tetap berangka ke Jakarta maka diminta untuk menggunakan angkutan umum yang layak jalan demi keselamatan.

“Dilarang membawa senjata tajam yang dapat membahayakan baik diri sendiri maupun orang lain.”

(Wisnu)