Zurich, Aktual.com – Real Madrid dan Atletico Madrid kalah dalam upaya banding terkait larangan transfer. Kedua tim sepak bola tersebut dinilai melanggar peraturan dalam merekrut pemain non warga Spanyol di bawah usia 18 tahun.

Keputusan yang diambil Komite Banding FIFA bahwa kedua klub tersebut tidak dapat mendaftarkan pemain pada dua bursa transfer selanjutnya, dan akan harus menunggu sampai Januari 2018 untuk merekrut pemain baru.

Skors itu awalnya dijatuhkan oleh komite disiplin FIFA pada Januari. Namun untuk sementara dicabut pada bulan yang sama, yang pada akhirnya membuat mereka dapat mendatangkan pemain pada bursa transfer yang berakhir bulan lalu.

Pernyataan yang dikeluarkan Komite Banding memutuskan untuk “mengonfirmasi keseluruhan keputusan yang diambil Komite Disiplin FIFA dalam kasus-kasus berulang terkait perlindungan anak di bawah umur.” FIFA juga menjatuhkan denda 900.000 franc Swiss kepada Atletico Madrid dan 360.000 franc Swiss kepada juara Eropa 11 kali Real.

Kedua klub yang menolak tuduhan juga mendapat teguran dan peringatan dan diberi waktu 90 hari untuk mengatur secara tetap situasi semua pemain di bawah umur yang bersangkutan.

Real dan Atletico bertemu di final Liga Champions tahun ini, dimana Real menang adu penalti setelah imbang 1-1. FFIA mengatakan bahwa peraturan mereka, yang melarang transfer untuk pemain di bawah 18 tahun kecuali pada situasi-situasi tertentu, dibuat untuk “melindungi para pemain di bawah umur yang pindah ke negara lain dan mencegah klub-klub sepak bola mengeksploitasi mereka.”

FIFA mengatakan bahwa, di masa lalu, penjualan pemain-pemain muda telah membuat sejumlah anak di bawah umur terlantar di jalan-jalan di negara-negara asing.

“Meski pendekatan FIFA mungkin terlihat begitu keras pada kasus individual, hanya dengan menegakkan peraturan-peraturan secara konsisten dan ketat maka pelecehan-pelecehan di masa lalu dapat dihindari dan perkembangan yang aman dan layak bagi para pemain di bawah umur dapat diamankan,” kata FIFA.

FIFA menerima 2.716 aplikasi untuk transfer pemain-pemain di bawah umur pada 2015, di mana 393 di antaranya ditolak, kata mereka.

(Wisnu)