Jakarta, Aktual.co —Realisasi penerimaan Pajak Reklame DKI Jakarta masih jauh dari target yang ditetapkan sebesar Rp2,4 triliun di Anggaran Pendapatn dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2014.
Lantaran hingga lima November, penerimaan Pajak Reklame DKI baru mencapai Rp668 miliar atau hanya 27,86 persen dari target.
Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Iwan Setiawandi mengakui penerimaan Pajak Reklame tahun ini memang jauh merosot ketimbang tahun 2013.
“Tahun lalu dalam tanggal sama sudah melebihi target APBD 2013,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (6/11).
Dalam kurun waktu yang sama di tahun 2013, kata Iwan, DKI Jakarta menerima pajak reklame sebesar Rp519 miliar atau 100,89 persen dari target APBD 2013 sebesar Rp515 miliar.
Tingginya target pajak reklame yang tidak diiringi kesadaran wajib pajak memenuhi kewajiban, katanya, merupakan faktor penyebab belum tercapainya target pajak reklame sesuai APBD 2014.
Iwan pun pesimis target tahun ini akan tercapai, mengingat jauhnya realisasi hingga hari ini dari target.
Penerimaan pajak reklame tersebut menyumbang 2,9 persen total penerimaan pajak DKI sebesar Rp22,417 triliun hingga 5 November 2014.
Sedangkan jumlah realisasi penerimaan pajak DKI hingga 5 November 2014 sebesar 69 persen dari target APBD.
Sementara itu, target APBD 2014 DKI meningkat 42 persen dari APBD 2013, yakni sebesar Rp32,5 triliun dari Rp22,618 triliun tahun sebelumnya.

()

()