Moskow, Aktual.com – Rusia menyambut pengunduran diri Perdana Menteri Inggris Liz Truss yang disebut sebagai seorang pemimpin yang memalukan dan akan dikenang atas kurangnya pengetahuannya.

“Inggris tidak pernah mengetahui aib perdana menteri seperti itu,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam unggahan di media sosial pada Kamis (20/10).

Truss pernah menjadi sasaran komentar pedas dari Moskow karena kunjungannya ke Rusia pada Februari lalu, dianggap sebagai upaya sia-sia oleh politikus Barat untuk mencegah invasi Rusia ke Ukraina.

Truss, yang saat itu masih menjabat sebagai menteri luar negeri Inggris, mendapat celaan luas oleh media Rusia karena kebingungannya atas dua wilayah Rusia dengan Ukraina, dalam pertemuan dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov.

Para pejabat Rusia sejak awal menunjukkan ketikdaksetujuan atas jabatan Truss sebagai perdana menteri dan mencatat banyak kesalahannya.

Sejak pengangkatannya sebagai perdana menteri pada September lalu, Lavrov mengatakan Truss tidak tahu bagaimana berkompromi dan mempertanyakan bagaimana pemimpin Inggris itu bisa mengatakan dia tidak tahu apakah Presiden Prancis Emmanuel Macron adalah “teman atau musuh.”

Zakharova juga mengejek pemotretan profil Truss di Estonia tahun lalu, di mana dia mengenakan jaket antipeluru dan helm untuk naik tank selama kunjungan ke pasukan Inggris yang ditempatkan di negara Baltik.

Hubungan antara Moskow dan London telah merosot ke level terendah dalam beberapa dekade bahkan sebelum Rusia menginvasi Ukraina, karena dipicu kasus keracunan mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal di Kota Salisbury di Inggris pada 2018. (Reuters)

(As'ad Syamsul Abidin)