NEW YORK - AUGUST 15: Traders works on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) August 15, 2008 in New York City. Stocks were up in morning trading on Wall Street as the strengthening U.S. dollar drove global commodity prices down. (Photo by Spencer Platt/Getty Images)

Jakarta, Aktual.com — Saham-saham di Wall Street berakhir melonjak pada Rabu (28/10) (atau Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga mendekati nol dan meningkatkan secara moderat prospek ekonomi AS.

Dow Jones Industrial naik 198,09 poin (1,13 persen) menjadi ditutup pada 17.779,52.

Indeks berbasis luas S&P 500 melonjak 24,46 poin (1,18 persen) menjadi berakhir di 2.090,35, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq bertambah 65,55 poin (1,30 persen) menjadi 5.095,69.

Perdagangan berombak setelah pernyataan kebijakan Fed pada sore hari, dengan saham-saham sempat masuk wilayah negatif karena petunjuk kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember. Tetapi pasar kemudian menguat, mengakhiri hari dengan lebih tinggi.

Art Hogan, kepala strategi pasar di Wunderlich Securities, mengatakan para investor terpacu oleh perubahan dalam pandangan The Fed. Pernyataan Rabu menunjukkan bank sentral AS kurang khawatir dibandingkan September ketika AS mencemaskan pelambatan pertumbuhan di Tiongkok dan negara berkembang lainnya.

“Orang-orang akan melihat kabar baik sebagai berita baik,” kata Hogan.

Tetapi Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial, mengatakan perubahan dalam bahasa Fed yang “minor” dan bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember belum meningkat secara signifikan.

“Karena Yellen suka mengatakan, setiap pertemuan adalah di atas meja,” kata Low. “Namun demikian, itu tidak membuatnya mungkin.” Bank-bank besar, yang akan melihat keuntungan lebih tinggi jika suku bunga naik, meningkat tajam. Anggota Dow JPMorgan Chase naik 2,9 persen, Bank of America naik 5,4 persen dan Citigroup bertambah 4,0 persen.

Apple melonjak 4,1 persen setelah melaporkan bahwa keuntungan fiskal kuartal keempatnya naik 31 persen menjadi 11,1 miliar dolar AS didukung peningkatan 22 persen dalam pendapatan menjadi 51,5 miliar dolar AS. Para analis mengatakan hasil raksasa teknologi di Tiongkok sangat menggembirakan.

American International Group melonjak 4,9 persen setelah aktivis investor Carl Icahn mengumumkan ia telah mengambil kepemilikan besar di perusahaan asuransi itu dan meminta untuk memecah perusahaan itu menjadi tiga perusahaan.

Rite Aid turun 7,0 persen dan Walgreens Boots Alliance kehilangan 10,7 persen sehari setelah pengumuman pengambilalihan Rite Aid oleh Walgreen Boot senilai 17,2 miliar dolar AS.

Harga obligasi jatuh. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun naik menjadi 2,09 persen dari 2,04 persen pada Selasa, sementara pada obligasi 30-tahun naik menjadi 2,87 persen dari 2,86 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak berlawanan arah.

Artikel ini ditulis oleh: