Pontianak, Aktual.com – Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang (Oso) mengatakan bahwa semua regulasi nasional sudah tidak ada yang menghambat perkembangan daerah, termasuk terhadap daerah Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).

Hal itu disampaikannya usai menghadiri acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili dan Hairiah.

“Sebetulnya (sudah) tidak lagi (regulasi yang menghambat),” kata Oso, di Kantor Balai Kota Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Kalimantan, Senin (13/6).

Ia mengatakan justru tengah fokus terhadap perkembangan daerah, terutama yang berada di perbatasan dengan negara tetangga, seperti halnya Sambas dengan Serawak Malaysia.

“Saya konsen adalah soal perbatasan, antara Sambas dan Serawak (Malaysia) ini harus segara dibuka. Karena akan memeberikan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik lagi, karena ada timbal balik antara Sambas dan Malaysia,” ujar dia.

“Jadi (infrstruktur) jalan sudah beres, sehingga perlu dibuka. Supaya ada kompetitor (petumbuhan ekonomi) dengan Etikong, jadi biar semua (daerah) maju, daerah-daerah perbatasan ini harus berkembang, dan itu yang perlu diperhatikan,” tambahnya.

Pun demikian, senator dari daerah pemilihan Kal-Bar ini yakin dengan dilantikanya bupati dan wakil bupati Sambas yang baru akan membawa kemajuan bagi daerahnya.

“Bupati Sambas terpilih orangnya kecil, tapi otaknya panjang, kalau tidak, tidak mungkin menang (Pilkada). Jadi hebat ini orang. Dia orangnya santun, rendah hati dan simpatik sekali,” papar dia.

“Harapan kita tentu ada perubahan dan kemakmuran bagi masyarakatnya. Terlebih, dia kuat soal agamannya, Insya Allah minimal pendidikan agama berkembang di situ, sehingga nanti moral kedepan jauh lebih baik dari yang sudah-sudah,” tandasnya.

()