Jakarta, Aktual.co —Manajer Pasar Induk Buah dan Sayur Mayur Kramat Jati, H Salam mengatakan bahwa selama sepekan ini sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kramat Jati, Jakarta Timur mengalami kendala dalam pengangkutan. 
Menurutnya, biasanya dalam sehari pengangkutan mencapai 10 truk. Namun sudah sepekan ini hanya 5-7 truk. Sehingga setiap harinya sampah tersisa di TPS.
“Kami sudah berupaya mengatasi dengan cara menyewa truk dari PT AJB karena sifatnya darurat,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (23/10). 
Salam menjelaskan, pengangkutan sampah saat ini terhambat oleh proses lelang yang belum tuntas. TPS di Pasar Induk Kramatjati mampu menampung 200 kubik sampah setiap harinya, namun yang dapat diangkut maksimal hanya 140 kubik. Sehingga setiap hari tersisa 60 kubik yang tidak terangkut.
“Itupun kami harus membayar langsung. Setiap truk Rp 200-250 ribu. Kalau tidak diatasi begitu, ya makin numpuk,” paparnya. 

(Andy Abdul Hamid)