Jakarta, Aktual.com – Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan, ada sebanyak 436 pegawai di KPK terkonfirmasi positif Covid-19 sejak awal 2020 sampai dengan 31 Juli 2021.

“Khusus pada Kedeputian Penindakan berjumlah 141 orang,” kata Ali dalam keterangannya, Senin (2/8).

Sementara khusus untuk tahun 2021 ini, kata Ali, sebanyak 169 pegawai terpapar Covid-19 dan dari jumlah tersebut, 41 pegawai berasal dari Kedeputian Penindakan.

“KPK juga mengalami duka yang mendalam karena selama kurun waktu 2020-2021, sebanyak 10 orang pegawai KPK meninggal dunia dan terakhir adalah Penyidik KPK almarhum Kompol Ardian Rahayudi,” ujar Ali.

Ali mengatakan, hingga saat ini KPK terus berjuang melawan dan berupaya menyelamatkan insan KPK dari wabah Covid-19.

Beberapa pegawai KPK telah sembuh dan saat ini, berdasarkan data hingga akhir Juli 2021 masih terdapat 44 orang di lingkungan KPK yang masih terpapar Covid-19, empat orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit.

Ali juga menegaskan dalam situasi pandemi dan keterbatasan personel KPK seperti saat ini, lembaganya memastikan pemberantasan korupsi tetap berjalan.

“Meski begitu, KPK tetap mengutamakan keselamatan jiwa insan KPK karena keselamatan jiwa merupakan hukum tertinggi, “salus populi suprema lex esto” (keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi),” kata Ali.

Karenanya, kata Ali, KPK menyesuaikan teknis pelaksanaan tugas-tugas pemberantasan korupsi melihat kasus positif Covid-19 yang masih relatif tinggi hampir di seluruh wilayah Indonesia tak terkecuali yang menimpa beberapa pegawai KPK.

“Mari kita terus berdoa dan berupaya semoga teman-teman yang sedang sakit segera sehat, pandemi segera berlalu, dan negeri ini kembali pulih,” ujar  Ali.