Suasana museum lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (27/11/2017). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup turun tipis sebesar 2,553 poin atau setara dengan 0,042% ke level 6.064,58. Tren negatif bursa saham Tanah Air sepanjang hari terjadi di tengah ambruknya bursa saham Asia. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini diprediksi masih lanjut terkoreksi dipengaruhi sentimen domestik dan global yang kurang bersahabat.

IHSG dibuka melemah 16,12 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.121,49. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 4,71 poin atau 0,49 persen menjadi 956,83.

“Kami perkirakan IHSG akan kembali melanjutkan pelemahannya, didorong oleh kondisi global dan domestik yang belum kondusif, ” kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (25/9).

Bursa Asia sendiri membuka perdagangan hari ni di zona merah, mengikuti penurunan di Wall Street. Sementara itu, komoditas minyak, batu bara dan CPO terpantau melemah.

Minyak mentah melanjutkan penurunannya menyusul sinyal bahwa persediaan minyak mentah AS meningkat pekan lalu. American Petroleum Institute disebut melaporkan kenaikan cadangan minyak mentah sebesar 1,38 juta barel.

(Abdul Hamid)