Jakarta, Aktual.com – Pandemi Covid-19, genap setahun menghantui Indonesia. Namun, hingga kini belum ada menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Sekitar 365 hari lalu, atau tepatnya 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kasus Covid-19 pertama di Indonesia.

Sejak saat itu, kasus positif di Indonesia terus bertambah hingga kini.

Tercatat, data terakhir dari  Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional dari covid19.go.id, kasus aktif Covid-19 di Indonesia per Senin (1/3) bertambah 6.680 kasus.

Dengan penambahan tersebut, maka sejak 2 Maret 2020 hingga saat ini kasus positif di Indonesia sudah mencapai 1.341.314 kasus.

Sementara untuk pasien Covid-19 meninggal pada kemarin hari, tercatat bertambah sebanyak 159 kasus. Sehingga saat ini, kasus meninggal di Indonesia secara kumulatif mencapai 36.325 kasus, atau persentasenya di angka 2.7% dari pasien terkonfirmasi positif.

Sejalan dengan penambahan kasus Covid-19 di Indonesia yang signifikan, jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal akibat pandemi juga terus bertambah.

Data dari Lapor Covid-19 dalam websitenya nakes.laporcovid19.org mencatat, hingga saat ini jumlah nakes yang meninggal akibat berjuang ditengah pandemi berjumlah 835 orang, yang terdiri dari:

– Dokter: 325 orang

– Perawat: 264 orang

– Bidang: 138 orang

– Dokter Gigi: 33 orang

– Lain-lain: 26 orang

– ATLM: 17 orang

– Apoteker: 9 orang

– Rekam Radiologi: 6 orang

– Sanitarian: 5 orang

– Elektromedik: 3 orang

– Petugas Ambulan: 2 orang

– Terapis Gigi: 2 orang

– Tenaga Farmasi: 2 orang

– Epidemiolog: 2 orang

– Fisikawan Medik: 1 orang

– Entomolog: 1 orang

(Warto'i)