Foto arsip - Sejumlah pengunjuk rasa yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Warga Banten (FPWB) berunjuk rasa memprotes aksi pembakaran Al Quran oleh politisi Swedia Rasmus Paludan, di halaman Mesjid Atsauroh Serang, Banten, Jumat (3/2/2023). Mereka mendesak Pemerintah RI untuk mengajukan nota protes atas aksi pembakaran itu. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/tom. (ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN)

Jakarta, Aktual.com – Seorang pria tak dikenal melempar salinan Al Quran dalam bahasa Inggris dan menendangnya di depan Turkish House di New York pada Jumat pagi (8/9) waktu setempat.

Aksi penistaan Quran itu terjadi pukul 10:46 waktu setempat, lapor kantor berita Anadolu.

Personel keamanan Turkish Houses seketika ke luar gedung untuk menghentikan aksi itu.

Mereka langsung mengusir si pelaku dari lokasi yang merupakan tempat Konsulat Jenderal Turki dan misi PBB tersebut.

“Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria melempar sebuah kitab dan menginjaknya sambil berteriak, ‘Ini Quran’,” demikian laporan dari sumber tersebut.

Aksi penistaan Quran ini terjadi dalam konteks ketegangan global terkait penyalahgunaan kebebasan berpendapat yang telah memicu protes keras di sejumlah negara Muslim dan serangan terhadap misi diplomatik asing di negara-negara Muslim lainnya.

Artikel ini ditulis oleh: