Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, menekan biaya produksi dan meningkatkan produktifitas gabah nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) berencana menyebarkan benih padi baru IPB 3S yang memiliki produktivitas 8-11 ton per hektare dan tahan terhadap hama wereng kepada petani. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Dalam upaya menyerap aspirasi rakyat dan memberi dukungan kepada masyarakat antara lain dengan para petani, anggota Fraksi Demokrat DPR RI Putu Supadma Rudana (PSR) gencar menemui konstituennya di Bali.

Hal itu, dia lakukan sekaligus moment HUT ke-16 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September yang dia maknai dengan turun menemui para petani di pulau Dewata,  karena selama ini kalangan ini yang paling nyaring keluhannya. Terlebih, menurut Putu pertanian Bali saat ini masih menjadi andalan ekonomi Pulau Dewata.

“Di Bali untuk pekan ini saya memilih turun menemui petani. Karena suara petani begitu nyaring dan tulus, apa masalah-masalah yang terjadi di bawah akan terungkap semua dan disinilah kami hadir mencari solusi petani. Sebagai anggota Dewan, saya harus sering turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi warga masyarakat, sehingga apa yang menjadi kebutuhan dan harapannya bisa diperjuangkan di DPR,” ucap PSR yang menargetkan menemui konstituen di 50 titik sampai enam pekan ke depan, Selasa (13/9).

Politikus asal Desa Peliatan, Kecamatan Ubud Gianyar ini mengatakan, pertanian Bali menjadi kekuatan nusantara. Bali memiliki kawasan Subak Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, yang selama ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Bali, namun juga multifungsi.

“Selain sebagai bentuk melestarikan adat dan budaya, pertanian Bali memberikan manfaat ekonomis bagi Bali untuk kepariwisataan. Pelestarian lingkungan dengan konsep “Tri Hita Karana” (kesimbangan dan keharomonisan dalam kehidupan),” ucapnya.

(Wisnu)