Jakarta, Aktual.co — Persaingan ponsel cerdas (atau smartphone)  semakin hari semakin sengit. Beberapa fitur andalan disematkan agar ponsel terlihat cerdas. Namun, inti dari ponsel tentunya harus didukung dengan Central Prosesing Unit (CPU) atau otaknya smarphone yang mumpuni.

Dahulu, mungkin sudah cukup dengan single core, namun sekarang untuk menangani beberapa aplikasi secara bersamaan maka diperlukan prosesor yang handal. Umumnya masyarakat awam mengetahui prosesor handal menggunakan Qualcomm, layaknya dahulu pada komputer menggunakan prosesor Intel. Di balik itu semua, ada prosesor pesaing yang terbilang handal.

Tapi, tahukah Anda, bahwa beberapa smartphone kelas atas (atau premium) menggunakan prosesor selain qualcomm?

Saat ini ada beberapa ponsel premium yang menggunakan prosesor selain qualcomm seperti Apple iPhone 6, HTC, Huawei, Lenovo, Meizu, Samsung.

Salah satu pesaing prosesor yang gesit melakukan inovasi adalah MediaTek, sedangkan Intel masih berkutat pada desain dasar dan Samsung mulai melirik untuk berpindah dari Qualcomm.

Berikut Ponsel kelas premium yang tidak menggunakan prosesor Qualcomm.
1. Apple iPhone 6 dan iPhone 6 Plus
Apple diketahui sebagai produsen smartphone yang tidak menggunakan prosesor qualcomm. Raksasa Cupertino yang mendesain chipset dengan bantuan perusahaan lain.

Iphone 6 dibangun dengan chipset TSMC apple A8 20nm. Prosesor ini menggunakan dual core, 64 bit 1,4 Ghz CPU. Namun prosesor yang digunakan apple ini bukan termasuk dalam jajaran atas CPU.

2. Asus ZenFone 2
Zenfone2 pertama kali diluncurkan di AS dan menyusul di beberapa negara lainnya. Ponsel pintar ini banyak menarik perhatian kompetitor karena harganya yang terbilang murah, hanya USD299 (unlocked) dengan segudang kemampuan kelas atas.

Jajaran kelas atas ZenFone 2 yaitu model ZE551ML dibekali dengan prosesor 64-bit, quad-core Intel Atom Z3580 dengan kecepatan 2.3 GHz. Selain itu dibekali RAM 4 GB dan disokong layar 5.5-inch 1080p and Android Lollipop.

3. HTC One M9+
Ponsel pintar M9+ memiliki layar a 5.2-inch dengan resolusi mencapai 1440 x 2560 pixels. OS yang dibenamkan menggunakan Android Lollipop dengan Sense 7.0 UI. Selain itu Duo rear kamera 20 MP menjadi andalan khas HTC.

Guna mendukung kinerja ponsel, HTC menggunakan octa-core MediaTek MT6795T dengan kecepatan 2.2 GHz, 64-bit dan didukung 3 GB RAM.

4. Huawei P8
Ponsel pintar ini diumumkan ke pasar pada April lalu, P8 menjadi smartphone unggulan dari Huawei. Bahkan, untuk urusan prosesor, Huawei membuat sendiri yang dikenal dengan 64-bit HiSilicon Kirin 930 dengan 8 cores berkecepatan sampai 2.0 GHz.

Ponsel ini memiliki ketebalan 6.4mm-dengan body metal. Beberapa fitur antara lain seperti layar 5.2-inch 1080p, kamera belakang 13 MP, kamera depan 8 MP dan kapasitas RAM 3 GB.

5. Lenovo Vibe X2
Vibe X2 dilempar ke pasaran oleh Lenovo pada akhir tahun lalu. Ponsel ini merupakan ponsel pertama dengan multi layered metal desain. Vibe X2 menggunakan prosesor 2.0 GHz octa-core MediaTek MT6595M dengan berbagai fitur seperti layar 5-inch 1080p, RAM 2 GB, kamera depan 13 MP dan kamera belakang 5 MP.

6. Samsung Galaxy S6
Semua ponsel pintar Samsung generasi terbaru S6 tidak menggunakan prosesor Qualcomm. Mereka menggunakan Samsung’s 64-bit octa-core Exynos 7420 yang merupakan prosesor pertama di dunia dengan teknologi 14 nm. Dengan prosesor ini,

Samsung berhasil membawa ponsel pintarnya dengan segudang fitur seperti layar 5.1-inch Quad HD (1440 x 2560), kamera depan 16 MP dengan heart rate sensor, fingerprint scanner, RAM berkapasitas 3 GB dan kapasitas penyimapanan internal 128 GB. (Laporan: Ismed Eka)

()